Kisah Militer RI

Ilmu Mistis Kopassus yang Ditakuti Satuan Elite Asing, Bisa Tembak Musuh 300 Meter Tanpa Teropong

Ilmu Mistis Kopassus yang Ditakuti Satuan Elite Asing, Bisa Tembak Musuh 300 Meter Tanpa Teropong

Editor: Andreas Eko Prasetyo
Stapico/Kolase
Kopassus 

TRIBUNJAMBI.COM - Tidak dimiliki satuan elite militer negara lain, Indonesia melalui Tentara Nasional Indonesia (TNI) dikenal memiliki kemampuan kanuragan.

Ilmu kanuragan ini merupakan ilmu yang memusatkan tenaga dalam. Bagi militer negara lain ini disebut ilmu mistis.

Pasukan Khusus TNI dikenal ahli dalam menggunakan ilmu kanuragan atau lebih dikenal tenaga dalam.

Ilmu itu tidak dimiliki oleh pasukan elite asing dari negera lain.

Tidak unggul di teknologi dan persenjataannya, namun Tentara Nasional Indonesia (TNI) miliki ilmu yang buat tentara asing kesulitan meladeninya.

Kisah 2011, Perompak Somalia Dilumpuhkan Tiga Satuan Elit TNI, Kopaska, Kopassus dan Denjaka Bersatu

Anggota kopassus Ini Berpura-Pura Mati Disamping Jazad Temannya Selama 5 Hari

Saat Pertempuran Di Hutan Kalimantan, Pasukan Inggirs Kaget Lihat Kemampuan Kopassus

Kopassus Berkaki Satu Dikeluarkan, Jenderal TNI Bela Mati-matian hingga Banting Baret

Bagaimana tidak, bagi TNI pasukan khusus negeri Paman Sam terlalu mengandalkan teknologi.

Pasukan khusus Amerika Serikat dianggap terlalu 'mudah' dikalahkan saat tidak dibekali dengan peralatan teknologi maju.

Awal pembentukan pasukan khusus, TNI pun membandingkan beberapa pasukan khusus di berbagai negara untuk dijadikan role model.

Jadwal Lengkap Piala Thomas dan Uber Cup 2020 Dipastikan Dilaksanakan Tanpa Penonton?

Kerinci Buka Peluang Bagi Investor untuk Berinvestasi dengan Kemudahan Izin

Pilkada di Tengah Pandemi Menjadi Tantangan, Gubernur Jambi Berharap Sinergisitas Terjaga

Ketika tahun 1980-an ABRI/TNI hendak membentuk pasukan khusus yang antara lain memiliki kemampuan antiteror, satuan pasukan khusus dari berbagai negara pun dijadikan sebagai referensi.

Dari berbagai referensi yang diperoleh TNI pun melihat beberapa pasukan yang dinilai cocok.

Pasukan khusus yang memiliki kemampuan komplit tanpa terlalu tergantung dengan teknologi.

Pasukan khusus dari Jerman (GSG-9), Inggris (SAS), pasukan khusus antiteror Angkatan Laut Prancis, dan pasukan khusus Korea Selatan.

Satuan-satuan di atas banyak mempengaruhi pembentukan pasukan khusus di lingkungan TNI seperti, Kopassus, Denjaka dan Kopaska serta Paskhas.

tribunnews
Kopassus 'si Baret Merah' (Wikipedia)
tribunnews
Pasukan Denjaka (IST)
tribunnews
Sat Bravo Paskhas 90 

Teknik pelatihan pasukan khusus dari sejumlah negara itu kemudian direkomendasikan oleh Asisten Intelijen Hankam/Kepala Pusat Intelijen Strategi Letjen TNI LB Moerdani.

Benny minta segera diterapkan dalam pembentukan pasukan khusus TNI di kesatuan Kopassus.

Pasalnya semua teknik yang diramu dari berbagai ‘aliran’ pasukan khusus itu, diyakini mampu membentuk tiap personel pasukan khusus TNI menjadi pasukan tempur yang sangat profesional.

Profesional yang dimaksud oleh Letjen Benny adalah tiap personel pasukan khusus yang sudah terlatih.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved