Kisah Militer RI
Kisah 2011, Perompak Somalia Dilumpuhkan Tiga Satuan Elit TNI, Kopaska, Kopassus dan Denjaka Bersatu
Kisah 2011, Perompak Somalia Dilumpuhkan Tiga Satuan Elit TNI, Kopaska, Kopassus dan Denjaka Bersatu
TRIBUNJAMBI.COM - Gabungan pasukan khusus dua matra dari TNI pernah terjadi. Pasukan itu dibentuk demi jalani misi dengan kesulitan tingkat tinggi.
Semua dilakukan untuk menyelamatkan Warga Negara Indonesia (WNI) yang disandera perompak Somalia.
Kisah ini menjadi sejarah bagi Indonesia, akan kehebatan 3 satuan elite dari dua matra TNI.
• Anggota kopassus Ini Berpura-Pura Mati Disamping Jazad Temannya Selama 5 Hari
• Saat Pertempuran Di Hutan Kalimantan, Pasukan Inggirs Kaget Lihat Kemampuan Kopassus
• Gatot Nurmantyo Blak-blakan Perselisihan dengan Ryamizard Ryacudu, Sebut Pernah Menentang Perintah
Semua cerita ini terjadi di masa kepemimpinan Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono.
Dua pasukan elite TNI dari dua matra bergabung menjalankan misi yang diperintahkan langsung oleh Presiden.
Kala itu peristiwa ini terjadi pada 16 Maret 2011.
Pada saat itu, tim gabungan pasukan elite TNI AD dan TNI AL, yaitu Kopassus, Kopaska dan Denjaka, dikirim untuk menyelesaikan pembajakan kapal Indonesia.
Sebuah kapal kargo Indonesia yang sedang melewati perairan Laut Arab, diserbu perompak Somalia.
Perompak Somalia merupakan satu di antara pembajak di laut yang terganas di dunia.

Peristiwa pembajakan itu disebut-sebut mirip film Captain Phillips
Film yang menceritakan kisah nyata pembajakan kapal itu dibintangi Tom Hanks.
Film ini mengisahkan Kapten Richard Phillips dan 20 orang anak buah bapal (ABK), dalam Kapal Maersk Alabama.
Kapal ini diikuti dua kapal kecil perompak yang kemudian melakukan penyanderaan. Kapten Phillips berusaha mempertahankan kapal, sembari meminta bantuan Angkatan Laut datang.
Peristiwa 2011
Pada 2011, Kapal MV Sinar Kudus yang dibajak di perairan Somalia.