Berita Nasional

Detik-detik Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo Kena Gas Air Mata yang Awalnya Berniat Temui Mahasiswa

Detik-detik Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo Kena Gas Air Mata yang Awalnya Berniat Temui Mahasiswa

Editor: Andreas Eko Prasetyo
Tribunnews.com/Fransiskus Adhiyuda
Ketua DPR RI Bambang Soesatyo atau Bamsoet yang hendak menemui mahasiswa malah terkena semprotan gas air mata dari aparat kepolisian yang mengamankan unjuk rasa, Selasa (24/9/2019). 

Detik-detik Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo Kena Gas Air Mata yang Awalnya Berniat Temui Mahasiswa

TRIBUNJAMBI.COM - Berniat menemui mahasiswa yang berdemo di depan Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (24/9/2019). Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo atau Bamsoet malah kena asap gas air mata.

Niat Bamsoet yang gagal lantaran ia dan rombongannya malah terkena semprotan gas air mata dari aparat kepolisian yang mengamankan unjuk rasa.

Saat itu mahasiswa dari berbagai universitas berdemo untuk menolak Revisi Undang-Undang KPK dan Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP) dan menunggu pihak DPR untuk menemui mereka.

Baca: GALERI FOTO: Poster Unik dan Menggelitik dari Demo Mahasiswa yang Tolak revisi RKUHP dan RUU KPK

Baca: VIDEO: Lantangnya Suara Ketua BEM UI Cecar Anggota DPR dengan Sebut Dewan Pengkhianat Rakyat

Baca: Gegernya Gedung DPR oleh Ucapan Ketua BEM UI di Hadapan Masinton Dkk, Sebut Mosi Tidak Percaya DPR

Baca: Mau Jadikan Status WhatsApp Kamu Bisa Langsung Dibagikan ke Instagram Story, Seperti Ini Caranya

Baca: Kunci (Chord) Gitar Lagu dan Liriknya Begitu Indah-Band Padi, Ungkapan Cinta Pada Sang Kekasih

Baca: Super Junior Bakal Comeback dengan Rilis 10 Versi Album ke-9, Seperti Ini Reaksi Kocak Para Fans

Dikutip TribunWow.com dari Kompas.com, Selasa (24/9/2019), Bamsoet mengenakan kemeja putih lengan panjang keluar dari gedung menuju ke lokasi demo di gerbang depan, pukul 16.35 WIB.

Bamsoet didampingi Sekretaris Jenderal DPR RI Indra Iskandar keluar dari gedung.

Awalnya, Bamsoet sempat berbicara dengan aparat kepolisian untuk menanyakan situasi terkini dari aksi unjuk rasa itu.

Setelah itu, Bamsoet dan rombongannya berjalan mendekat ke pagar gedung DPR.

Ternyata, polisi menembakkan gas air mata ke arah luar gedung sehingga mengenai rombongan Bamsoet.

Baca: Rela Off Beberapa Jam, PAKU GOJI, Jadi Wadah Komunitas untuk Kegiatan Sosial

Baca: TERUNGKAP 9 KORBAN TEWAS Saat Kerusuhan di Wamena Merupakan Warga Sumbar, Ini Identitas Mereka!

Baca: Bantah Disebut Terburu-buru Sahkan RUU KPK, Fahri Hamzah: Dulu Pak SBY Bilang Waktunya Tidak Tepat

Baca: Gegernya Gedung DPR oleh Ucapan Ketua BEM UI di Hadapan Masinton Dkk, Sebut Mosi Tidak Percaya DPR

Mereka berlari kembali ke dalam gedung parlemen, tepatnya di ruang Nusantara V.

Bamsoet pun dikawal oleh beberapa personel kepolisian.

Akibat peristiwa itu, aparat kepolisian mengalami batuk-batuk dan mata pedih karena semprotan gas air mata.

Bahkan ada juga anggota polisi yang terkapar tak berdaya setelah terkena semprotan gas air mata.

Setelah peristiwa penyemprotan gas air mata itu, belum ada informasi mengenai keberadaan dan kondisi Bamsoet.

Baca: Dakwaan JPU Dinilai Tidak Tepat, Ini Tanggapan Penasehat Hukum Terdakwa Rosmini

Baca: NasDem Buka Penjaringan Balon Kepala Daerah Selama 1 Bulan

Baca: Aksi Mahasiswa di Perkantoran Gubernur Jambi, Terdengar 3 Kali Letusan, Beberapa Mahasiswa Pingsan

Demo di Depan DPR Ricuh

Pada sore pukul 16.15 WIB, kericuhan terjadi, mahasiswa dan aparat bentrok hingga dilemparkan gas air mata berulang kali di depan gedung DPR.

Dikutip TribunWow.com dari saluran YouTube Kompas tv live, Selasa (24/9/2019), kronologi kericuhan bermula saat mahasiswa menggelar konferensi pers di tengah kerumunan.

Mereka meminta agar pimpinan DPR segera menemui massa pada pukul 16.00 WIB sore.

Namun hingga pukul 16.30 WIB tidak juga ada perwakilan DPR menemui mahasiswa.

Lalu pimpinan mahasiswa atau perwakilan mahasiswa menuturkan mereka tidak bertanggungjawab jika sesuatu terjadi di tengah aksi massa.

Sehingga setelah konferensi pers, beberapa menit kemudian tepatnya pukul 16.15 WIB terjadi bentrok mahasiswa dan kepolisian.

Massa mahasiswa berupaya untuk mendekat ke gerbang gedung DPR sehingga mobil water canon diterjunkan.

Baca: TERBARU Jumlah Korban Tewas Kerusuhan di Wamena Jadi 28 Orang

Baca: Wanita Pemeran Video Syur Berseragam PNS Pemprov Jabar Ternyata Berprestasi dan Pernah Lakukan Ini!

Baca: Kualitas Udara di Jambi Belum Baik, Oksigen Portabel Banyak Dicari, Beberapa Apotek Malah Kosong

Aparat dari brigadir juga mulai mendekat dan mulai menyemprotkan water canon ke arah mahasiswa dan kemudian mahasiswa membalas dengan lemparan batu.

Mahasiswa saat ini masih dihalau dan mereka berpencar ke arah Senayan, dan Slipi Grogol.

Hingga pukul 17.00 WIB, depan gedung DPR telah dikuasai polisi.

Meski begitu, sejumlah mahasiswa masih berupaya kembali ke lokasi pagar dan masih terlibat saling lempar dengan aparat.

Sebelumnya, perwakilan mahasiswa sempat melakukan mediasi Kapolres Metro Jakarta Pusat Komisaris Besar Harry Kurniawan di depan Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (24/9/2019).

Harry berada di atas mobil barikade Brimob, sedangkan perwakilan mahasiswa berada di atas mobil komando.

Dengan menggunakan pengeras suara itu, mahasiswa menyampaikan dua keinginan mereka kepada Harry.

"Kami ingin bertemu pimpinan DPR. Kalau bisa, pimpinan ke sini. Bertemu dengan tuannya. Kedua, kepada bapak polisi, tarik dulu pasukan bapak. Tarik mundur pasukan bapak (yang berjaga di depan Gedung DPR)," ujar seorang perwakilan.

Aksi demonstrasi mahasiswa di depan Gedung DPR RI mencoba memblokade jalan Tol Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Selasa (24/9/2019) masih berlangsung hingga sore.
Aksi demonstrasi mahasiswa di depan Gedung DPR RI mencoba memblokade jalan Tol Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Selasa (24/9/2019) masih berlangsung hingga sore. (Capture Kompas Tv)

Baca: VIDEO : Kasus Karhutla di Jambi, 7 Lahan Perusahaan di 3 Kabupaten Ini Disegel Polisi

Harry menyebutkan, DPR menyanggupi dan memberikan waktu setengah jam untuk menyampaikan aspirasi.

"Pertama saya sudah komunikasi ke gedung DPR. Dikasih waktu setengah jam untuk menyampaikan aspirasi kawan-kawan. Saya bantu masuk ke dalam," ujar Harry.

Sedangkan dalam permintaan yang kedua yang menarik pasukan mundur, polisi tidak memberikan jawaban yang memuaskan mahasiswa.

"Provokasi ada di tengah semuanya. Polisi tidak provokasi, polisi tidak bergerak sedikit pun," ucap Harry.

Harry pun meninggalkan mobil komando setelah mengucapkan hal tersebut. Dia turun dari mobil diiringi sorakan para mahasiswa.

Tanggapan Jokowi soal Demo Mahasiswa

Sebagian besar masyarakat khususnya Mahasiswa melakukan aksi turun ke jalan memprotes sejumlah pasal yang dianggap dapat merugikan rakyat Indonesia.

Menanggapi itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku mengapresiasi.

Dilansir oleh Tribunwow.com melalui channel YouTube tvOneNews pada Senin (23/9/2019), Jokowi meminta agar para mahasiswa menyampaikan aspirasi pada DPR.

Menurutnya, DPR harus bisa mendengarkan keinginan rakyatnya.

"Ya itu tadi saya sampaikan, itu masukan-masukan yang baik dari masyarakat harus didengar oleh DPR," kata Jokowi.

Jokowi menjelaskan bahwa jika ingin menyampaikan opini, masyarakat bisa bertemu langsung dengan DPR.

Tentunya dengan materi aspirasi yang telah dirancang.

"Sampaikan bawa draft materinya, materinya, submaterinya, subtansi-subtansi harus dimasukkan ke DPR," ungkapnya.

Baca: Kericuhan Pecah Saat Unjuk Rasa Mahasiswa di Palembang Dilaporkan Korban Capai 40 Orang!

Lantas, mantan Wali Kota Solo ini membeberkan sejauh mana proses RKUHP ini.

Ia mengatakan, RKUHP kini tengah dalam pembahasan.

Namun, secara lebih jelas RKUHP bisa ditanyakan pada DPR.

"Ini kan sudah masuk pada proses semuanya, nanti besok akan dibicarakan tanyakan saja ke sana jangan ditanyakan ke sini," tegas Jokowi.

Terkait adanya protes dari masyarakat, ia juga telah meminta menteri-menterinya untuk membicarakannya pada DPR.

"Saya sudah meminta itu, tentu akan ditindaklanjuti oleh menteri-menteri yang terkait untuk ke DPR," kata Jokowi.

Sehingga sekali lagi, Jokowi yakin DPR akan mendengar suara masyarakat.

"Masyarakat kalau ingin menyampaikan materi-materi ke DPR. Saya kira akan mendengar itu," yakin dia.

Lihat video mulai menit ke-2:48:

(TribunWow.com/Ifa Nabila/Roifah Dzatu Azma/Mariah Gipty)

Artikel ini telah tayang di Tribunwow.com dengan judul Niat Temui Mahasiswa yang Demo di Gedung DPR, Rombongan Bambang Soesatyo Malah Kena Gas Air Mata

IKUTI KAMI DI INSTAGRAM:

Sumber: TribunWow.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved