TERUNGKAP 9 KORBAN TEWAS Saat Kerusuhan di Wamena Merupakan Warga Sumbar, Ini Identitas Mereka!

9 orang warga Sumatera Barat jadi korban tewas dalam kerusuhan di Wamena

Editor:
AFP/VINA RUMBEWAS
Kondisi saat sebuah bangunan terbakar menyusul aksi berujung ricuh di Wamena, Papua, Senin (23/9/2019). Demonstran bersikap anarkistis hingga membakar rumah warga, kantor pemerintah, dan beberapa kios masyarakat pada aksi berujung ricuh yang diduga dipicu kabar hoaks tentang seorang guru yang mengeluarkan kata-kara rasis di sekolah. 

TRIBUNJAMBI.COM - 9 orang warga Sumatera Barat jadi korban tewas dalam kerusuhan di Wamena.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat (Sumbar) bahkan siap membantu proses pemulangan 9 jenazah warga asal Pesisir Selatan, Sumbar, yang meninggal di Wamena, Papua, akibat kerusuhan yang terjadi pada Senin (21/9/2019) lalu.

Pemprov Sumbar dan Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan akan berkoordinasi membantu transportasi dari Bandar Udara Internasional Minangkabau ke rumah duka masing-masing.

Baca: Rela Off Beberapa Jam, PAKU GOJI, Jadi Wadah Komunitas untuk Kegiatan Sosial

Baca: UPDATE TERBARU Unjuk Rasa Kian Memanas, Massa Bakar Gerbang Tol dan Pos Polisi!

Baca: VIDEO : Kasus Karhutla di Jambi, 7 Lahan Perusahaan di 3 Kabupaten Ini Disegel Polisi

"Kami siap membantu pemulangan jenazah korban yang semuanya berasal dari Pesisir Selatan," kata Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, dalam keterangannya kepada Kompas.com, Selasa (24/9/2019).

Irwan Prayitno menyebutkan, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan berbagai pihak seperti Danrem 032 Wirabraja yang punya akses ke Korem 172/PWY Papua. Baca juga: 9 Korban Tewas Kerusuhan di Wamena Berasal dari Pesisir Selatan, Sumbar "Kami sudah komunikasi dengan Danrem yang punya akses ke Korem sana. Mayoritas warga Sumbar mengungsi di Makodim setempat," kata Irwan Prayitno.

Pemprov Sumbar mengimbau seluruh warga Sumbar yang ada di kampung halaman maupun di perantauan agar tetap tenang menyikapi insiden di Wamena, Papua yang menewaskan 9 warga yang berasal dari Pesisir Selatan, Sumatera Barat.

Baca: Meski Persib Kalahkan Persipura, Nasib Robert Rene Alberts Dipertanyakan, Manager Mulai Geram!

Baca: Kualitas Udara di Jambi Belum Baik, Oksigen Portabel Banyak Dicari, Beberapa Apotek Malah Kosong

Baca: Wanita Pemeran Video Syur Berseragam PNS Pemprov Jabar Ternyata Berprestasi dan Pernah Lakukan Ini!

Irwan Prayitno juga mengimbau warga Sumbar agar dapat menjaga kondisi untuk tetap kondusif dan tidak terpengaruh dengan hal-hal yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban, dengan mengedepankan semangat nasionalisme dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Selain itu, kepada warga Sumbar yang masih bertahan di Wamena, diimbau agar berupaya dengan berbagai cara untuk menyelamatkan diri dan jangan terpancing dengan hal apapun yang dapat mengganggu keselamatan.

Pemprov Sumbar akan selalu berkomunikasi dengan pihak terkait guna memantau perkembangan kondisi masyarakat sumbar di Wamena, sambil mengambil langkah-langkah yang dianggap penting dan perlu untuk keselamatan warga Sumbar di Wamena.

Baca: Diduga Serang Aparat Kepolisian Dalam Unjuk Rasa di DPR/MPR, 2 Mahasiswa UKI Diamankan Petugas

Baca: Aksi Mahasiswa di Perkantoran Gubernur Jambi, Terdengar 3 Kali Letusan, Beberapa Mahasiswa Pingsan

Baca: NasDem Buka Penjaringan Balon Kepala Daerah Selama 1 Bulan

Pemprov Sumbar membenarkan 9 orang korban yang tewas akibat kerusuhan yang terjadi di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, yang berasal dari Sumbar. Mereka adalah S (36), istrinya P (30) dan anaknya R (4), JA (23), H (20). Kemudian, I (8), IW (24), N (40) dan YN (28).

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pemprov Sumbar Bantu Pemulangan 9 Korban Tewas Kerusuhan di Wamena ke Pesisir Selatan", https://regional.kompas.com/read/2019/09/24/22412641/pemprov-sumbar-bantu-pemulangan-9-korban-tewas-kerusuhan-di-wamena-ke.

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved