Berita Nasional
2 Okum TNI Terduga Pengeroyok 3 Polisi Dibawa ke Polres Muna, Temui Danrem dan Kapolda Sultra
2 oknum TNI diduga terlibat dalam pengeroyokan dan penganiayaan tiga anggota polisi dibawa Polisi Militer (PM) ke Polres Muna, Polda Sulawesi Tenggara
Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
TRIBUNJAMBI.COM - Dua oknum TNI yang diduga terlibat dalam pengeroyokan dan penganiayaan tiga anggota polisi dibawa Polisi Militer (PM) ke Polres Muna, Polda Sulawesi Tenggara.
Keduanya dibawa ke Mapolres Muna itu untuk menemui Danrem 143/Haluoleo dan Kapolda.
Dua prajurit tersebut sebelumnya diamankan PM atas dugaan ikut serta menganiaya anggotota Polsek Polsek Tiworo Tengah.
Ketiga polisi tersebut sebelum kejadian pengeroyokan itu tengah bertugas mengamankan malam takbiran di Desa Wapae, Kecamatan Tiworo Tengah, Kabupaten Muna Barat, Sulawesi Tenggara pada Minggu (20/3/2025).
Pada malam itu anggota polisi tersebut menegur pengendara motor yang menggunakan knalpot brong. Sebab saat itu pengendara itu lewat sambil menggeber-geber sepeda motornya.
Lantaran tidak terima ditegur, pengendara itu kemudian membawa rombongan hingga pengeroyokan terjadi.
Diantara pelaku pengeroyokan itu diduga ada dua orang oknum TNI. Keduanya yakni Serda AN bertugas di Den Intel KOREM Palu dan Pratu R bertugas di Kodim Kendari.
Pada Selasa (1/4/2025) dua oknum TNI tersebut ditemui Dandrem 143/HO, Brigjen TNI Raden Wahyu Sugiarto di Mako Polres Muna.
Baca juga: 2 Okum TNI Diduga Terlibat Pengeroyokan 3 Polisi Gegara Tegur Knalpot Brong, Kini Diamankan PM
Baca juga: 3 Polisi Dikeroyok Warga Gegara Ditegur Pakai Knalpot Brong saat Amankan Malam Takbiran, 1 Dirawat
Hadir pula Kepala Kepolisian Daerah atau Kapolda Sultra, Komjen Pol Dwi Irianto dalam pertemuan tersebut.
Terlihat kedua oknum TNI tersebut dibawa anggota Polisi Militer (PM) AD menggunakan mobil ke Polres Muna.
Tampak TNI inisial AN mengenakan pakaian biasa sementara R mengenakan baju dinas loreng angkatan darat.
Sesampainya di halaman Mako polres Muna, kedua terduga pelaku tersebut langsung digiring anggota PM masuk dalam ruangan Kapolres Muna, AKBP Indra Sandy Purnama Sakti.
Dalam ruangan tersebut, Dandrem 143/Haluoleo dan Kapolda Sultra sudah berada di tempat.
Hingga saat ini, dua anggota TNI tersebut masih berada diruangan Kapolres Muna bersama Dandrem 143/HO dan Kapolda Sultra.
Sebelumnya diberitakan, kasus pengeroyokan tiga anggota polisi di depan Polsek Tiworo Tengah, Desa Wapae, Kecamatan Tiworo Tengah, Kabupaten Muna Barat, Sulawesi Tenggara diduga melibatkan oknum TNI.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.