Berita Merangin

Baru Diresmikan, Gedung Tourism Information Center Merangin Sudah Terbengkalai

Fasilitas yang dibangun untuk mendukung program Gerakan Revitalisasi Wisata Sehat Arboretum Rio Alif atau disingkat Rata Sehari, kini tidak terawat. 

Penulis: FRENGKY WIDARTA | Editor: asto s
TRIBUN JAMBI/FRENGKY WIDARTA
TERBENGKALAI - Gedung Tourism Information Center (TIC) di kawasan Taman Wisata Arboretum Rio Alif, Dusun Mudo, Desa Langling, Kecamatan Bangko, Kabupaten Merangin, tampak terbengkalai, padahal belum lama diresmikan, Jumat (11/7/2025) 

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Gedung Tourism Information Center (TIC) di kawasan wisata Arboretum Rio Alif, Dusun Mudo, Desa Langling, Kecamatan Bangko, Kabupaten Merangin, tampak terbengkalai, padahal belum lama diresmikan.

Fasilitas yang dibangun untuk mendukung program Gerakan Revitalisasi Wisata Sehat Arboretum Rio Alif atau disingkat Rata Sehari, kini tidak terawat. 

Sebelumnya, program tersebut baru saja diresmikan oleh Bupati Merangin M Syukur dan Wakil Bupati Abdul Khafidh pada Sabtu (21/6/2025).

Pantauan Tribun Jambi, gedung TIC yang terletak di pintu masuk objek wisata terlihat dalam kondisi memprihatinkan. 

Atap bangunan mengalami kerusakan, halaman tampak kotor, serta kanan-kiri gedung dipenuhi rumput liar yang sudah menjulang melebihi lantai bangunan. 

Bagian dalam gedung juga tampak berantakan dan dipenuhi sampah.

Tak jauh dari bangunan TIC, terlihat satu gedung lainnya dalam kondisi serupa. 

Tidak ada aktivitas di dalamnya, kaca jendela terlihat pecah, dan lingkungan sekitarnya dipenuhi ilalang.

Objek wisata Arboretum Rio Alif memiliki potensi besar sebagai destinasi unggulan. 

Terletak tak jauh dari pusat Kota Bangko, kawasan ini memiliki luas 71 hektare dan dilengkapi jalur jogging serta panorama air terjun alami. 

Bupati Merangin bahkan menyebutnya sebagai salah satu objek wisata paling sehat dan sempurna di daerah tersebut.

Namun, minimnya perawatan dan pengawasan fasilitas justru menjadi sorotan. 

Program revitalisasi yang semula diharapkan mampu mendongkrak kunjungan wisatawan, kini dinilai gagal dikelola secara maksimal.

Pemerintah daerah melalui instansi terkait diharapkan segera melakukan evaluasi dan perawatan agar fasilitas yang dibangun dengan anggaran publik tidak menjadi bangunan mubazir. 

"Ya, begitu lah, pak, kayaknya gak terpakai lagi," ujar warga sekitar.

Tribun Jambi masih mencoba mengonfirmasi pihak-pihak terkait perihal kondisi bangunan tersebut. (tribun jambi/frengky widarta)

Baca juga: Daftar Urutan Kabupaten Kota Termaju di Provinsi Jambi - Kota Jambi Pertama, Merangin Urutan 10

Baca juga: Kabarnya 10 Anggota DPRD Kerinci Terlibat Korupsi Penerangan Jalan Umum, Pokir Anggota Dewan 2023

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved