Polemik di Papua

TOKOH MUDA Kecam Aksi Brutal KKB Papua: Tidak Manusiawi, Langgar HAM, Warga Trauma

Tokoh muda di Papua mengecam aksi brutal yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata di Papua atau KKB Papua.

Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
Ist
KECAM: Tim gabungan evakuasi korban KKB Papua. Tokoh muda di Papua mengecam aksi brutal yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata di Papua atau KKB Papua. Aksi tersebut menyebabkan aparat TNI-Polri, khususnya warga sipil menjadi korban dan mengalami trauma. 

“Dukungan masyarakat menjadi kunci terwujudnya Papua yang damai, aman, dan sejahtera,” tutup Kossay.

Seperti diketahui, TPNPB-OPM atau KKB Papua terus melakukan kekerasan di sejumlah di Bumi Cenderawasih. Salah satu aksi keji OPM adalah menembak mati 2 pekerja bangunan di gereja GKI, Air Garam, Distrik Asotipo, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan.

Baca juga: KONDISI Terbaru Adam Suseno di RS ada Pemeriksaan Syaraf dan Otak, Inul Daratista Banjir Doa Kerabat

Selain warga sipil, kelompok yang juga dikenal dengan KKB Papua ini juga melakukan penyerangan terhadap anggota TNI-Polri. Prajurit TNI dari Kodim 1715/Yahukimo Serka Seger Mulyana gugur usai ditembak OPM.

Dinilai Bidadab

Aksi Kelompok Kriminal Bersenjata di Papua atau KKB Papua yang menyerang warga sipil dinilai biadap dan tidak berperikemanusiaan.

Aksi penyerangan itu sebagaimana diketahui terjadi pada Rabu (18/6/2025) lalu di Kabupaten Puncak, Papua Tengah.

Penyerangan yang dilakukan pada pukul 9.00 WIT itu tak hanya menewaskan tiga warga, tetapi mereka juga membakar 10 rumah.

Selain itu, akibat penyerangan yang dilakukan kelompok pimpinan Kalenak Murib itu membuat empat warga sipil lainnya terluka.

Kepala Satgas Operasi Damai Cartenz 2025, Brigjen Pol Faizal Ramadhani menilai aksi tersebut merupakan kejahatan kemanusiaan.

Kata dia, aksi yang membuat nyawa warga sipil melayang itu tidak dapat ditolerasi.

"Tindakan tersebut adalah kejahatan kemanusiaan dan tidak bisa ditoleransi," ungkap Faizal Ramadhani pada Minggu (22/6/2025) dilansir Tribunjambi.com pada Senin (23/6/2025).

Kata dia, aksi yang dilakukan KKB Papua pimpinan Kalenak Murib dan anak buahnya itu tidak mencerminkan rasa kemanusiaan.

Sebab penembakan yang dilakukan mengakibatkan warga sipil menjadi korban. 

Baca juga: SUARA HATI dari Bumi Cendrawasih, Tokoh Agama Desak KKB Papua Stop Kekerasan: Melawan Ajaran Allah

“Ini adalah aksi biadap yang menyasar warga sipil tak berdosa. Kami tidak akan tinggal diam,” ungkap jenderal bintang satu ini.

Faizal menambahkan, pihaknya akan melakukan pengejaran terhadap KKB pimpinan Kalenak Murib dan anak buahnya. 

“Satgas Operasi Damai Cartenz akan terus mengejar dan menindak tegas pelaku sesuai dengan hukum yang berlaku,” katanya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved