Polemik di Papua
Sosok Didimus Yahuli, Bupati Yahukimo Kirim Pesan Suara saat KKB Papua Serang Guru-Nakes, 6 Tewas
Sosok Didimus Yahuli, Bupati Yahukomo menjadi perhatian lantaran mengirimkan pesan suara yang meminta tindakan cepat aparat keamanan.
Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
"Nama-nama korban yang teridentifikasi berjumlah 4 orang, yaitu saudari T (guru), saudari F (guru), saudara F (guru) dan saudari I (tenaga medis)," kata Candra, Sabtu (22/3/2025) malam.
Ia menambahkan, identitas dua korban lainnya masih dalam proses pendataan.
Baca juga: KKB Papua Serang Yahukimo, 46 Guru dan Nakes Dievakuasi, 6 Asal NTT Tewas di Sekolah yang Dibakar
Candra juga menyampaikan bahwa penyerangan oleh KKB tersebut membuat para guru dan tenaga kesehatan di sekitar wilayah Anggruk meminta untuk diungsikan.
"Hari ini telah diungsikan para guru dan tenaga medis dari beberapa distrik di Kabupaten Yahukimo seperti Distrik Heriyapini, Kosarek, Ubalihi, Nisikni, Disteik, Walma, dan Distrik Kabiyanggama," ujarnya.
Sebelumnya diberitakan, Aksi penyerangan kembali terjadi yang diduga dilakukan Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang disebut juga Kelompok Kriminal Bersenjata atau KKB Papua pada Jumat, 21 Maret 2025, sekitar pukul 23.00 WIT.
Aksi brutal itu terjadi di Distrik Anggruk, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.
Mereka dilaporkan membakar gedung sekolah di distrik tersebut.
Akibat kekejaman KKB Papua itu dilaporkan setidaknya ada enam guru tewas dalam serangan tersebut.
Kabar tersebut diketahui dari tersebarnya pesan suara Bupati Yahukimo, Didimus Yahuli.
Pesan suara tersebut meminta tindakan cepat dari aparat keamanan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, serangan tersebut terjadi pada Jumat, 21 Maret 2025, sekitar pukul 23.00 WIT.
Bupati Yahukimo telah meminta Kapolres dan Dandim 1715/Yahukimo untuk segera berkoordinasi dan memastikan kebenaran informasi ini.
Ia juga meminta agar anggota dikirim ke lokasi untuk mencari kemungkinan adanya korban selamat.
Hingga saat ini, belum ada informasi pasti mengenai kelompok OPM yang bertanggung jawab atas serangan ini.
Dalam isi pesan suara bupati tersebut mengatakan, "Forkopimda baru saja saya terima informasi dari pengurus Yayasan Serapim dan Wakil Bupati Yahukimo bahwa ada kejadian di Distrik Anggruk."
Informasi diterima Didimus, bahwa OPM atau KKB Papua masuk di Distrik Anggruk dan membakar sekolah dan nasib guru-guru belum diketahui.
"Tolong untuk Pak Kapolres dan Dandim 1715/Yahukimo dan juga Sekda koordinasikan terkait hal ini untuk diketahui kebenarannya," ujarnya.
Kekhawatiran akan adanya korban jiwa dari tenaga pengajar dan tenaga medis yang bertugas di Distrik Anggruk semakin meningkat.
Mengingat para petugas ini bukan berasal dari masyarakat asli Yahukimo, risiko menjadi sasaran serangan menjadi lebih tinggi.
Aparat keamanan terus berupaya untuk mendapatkan informasi lebih lanjut dan mengambil tindakan yang diperlukan.
Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News
Baca juga: 26 Titik Rawan Macet di Jambi yang Harus Diperhatikan Saat Mudik Lebaran 2025
Baca juga: Celotehan Hasan Nasbi Soal Kepala Babi di Kantor Tempo Bikin Susi Pudjiastuti Emosi: Berhenti Saja
Baca juga: 2 Pengedar Narkoba Diciduk di Tebo Jambi, Polisi Sita Paket Sabu dan Barang Bukti Lain
Baca juga: Aksi Polisi Intel Lumpuhkan Dua Begal Bersenjata di Probolinggo, Aipda Andik Diganjar Penghargaan
Sosok
Didimus Yahuli
Bupati Yahukimo
pesan suara
Kabupaten Yahukimo
penyerangan
guru
tenaga kesehatan
Kelompok Kriminal Bersenjata
KKB Papua
gedung sekolah
siapa sebenarnya
Tribunjambi.com
Daftar 4 dari 6 Korban KKB Papua Berhasil Diidentifikasi, 3 Guru dan 1 Nakes, 2 Proses Pendataan |
![]() |
---|
KKB Papua Serang Yahukimo, 46 Guru dan Nakes Dievakuasi, 6 Asal NTT Tewas di Sekolah yang Dibakar |
![]() |
---|
KKB Papua Akui Bakar Sekolah, Menewaskan 6 Guru Asal NTT, Jubir TPNPB:Respon Pernyataan Panglima TNI |
![]() |
---|
Sosok Hasan Nasbi, Kakan Kepresidenan yank Viral 'Suruh Masak Kepala Babi' yang Teror Jurnalis Tempo |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.