Pilkada di Jambi

Fenomena Adik Zumi Zola dan PAN di Pilbup Tanjabtim Ketinggalan Suara vs Dillah-Muslimin

Fenomena politik menarik terjadi di Pilkada Tanjab Timur 2024, wilayah pesisir Jambi. Adik Zumi Zola kalah berdasarkan hitung cepat Charta Politika

Penulis: Danang Noprianto | Editor: Duanto AS
Tribunjambi.com/Danang Noprianto.
Adik Zumi Zola, Zumi Laza Zulkifli (kemeja putih) dan Muhammad Aris (kemeja krem lengan panjang) 

Perlu diketahui, Dillah Hikmah Sari yang meskipun juga kader PAN, pada pilbup kali ini tak diusung partai tersebut. Tapi menjadi catatan, DIllah juga memiliki simpatisan kuat di tubuh PAN.

Sementara di sisi lain, Dillah Hikmah Sari berasal dari keluarga Hich, anak dari Abdullah Hich yang merupakan Bupati Tanjabtim dua periode, 2001-2005 dan 20026-2011.

Melihat fenomena ini, pengamat politik Universitas Jambi, Citra Darminto, memberikan analisis politiknya.

Citra mengungkapkan bahwa sejak awal pada kontestasi Pilbup Tanjabtim memang sudah terjadi perpecahan, khususnya dukungan PAN.

Itu terjadi baik pada tingkat elite dan maupun simpatisannya.

Apalagi, kata dia, semenjak salah satu elite PAN yang juga Bupati Tanjabtim Romi Haryanto ditinggalkan oleh PAN.

Kondisi itu tentu mempengaruhi peta politik di tubuh PAN, khususnya di Tanjabtim.

"Jadi kalau saya liat, keunggulan Dillah-Muslimin di hitung cepat pilkada Tanjabtim ini tidak lepas dari bersatunya loyalis Romi Haryanto dan loyalis Abdullah Hich (orangtua Dillah).

Harus diakui, Romi Haryanto masih berpengaruh di Tanjabtim," ungkapnya, Sabtu (30/11/2024).

Menurutnya, pengaruh Romi Haryanto dalam memberi dukungan pada  Dillah-Muslimin secara langsung berdampak pada elektabilitas pasangan nomor urut 2 tersebut.

Hal itu sangat beririsan dengan keunggulan suara Pilgub Jambi Romi-Sudirman di Tanjabtim.

Di sisi lain, pengaruh para loyalis Romi dan loyalis Abdullah Hich, kata Citra sangat membantu dalam perolehan suara Dillah-Muslimin.

Dan yang tak boleh dikesampingkan kemenangan, ini juga tidak lepas dari peran mesin partai pendukung Dillah-Muslimin yang sangat gemuk dan bekerja cukup baik.

Sebaliknya, Citra memandang ada indikasi basis mesin politik PAN tidak solid.

Hal ini mengingat lawan politik Dillah-Muslim juga bukan orang sembarangan alias bukan dari kalangan orang biasa. 

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved