Berita Jambi

Banyak Perambahan di Bukit Tigapuluh Tebo Jambi, Terbaru Satu Alat Berat Diamankan

PT Alam Bukit Tigapuluh (ABT) menanggapi penangkapan satu alat berat dari Desa Pemayungan, Kecamatan Sumay, Kabupaten Tebo, Jambi beberapa waktu lalu.

Penulis: tribunjambi | Editor: Darwin Sijabat
Tribun Jambi/ Wira Dani Damanik
AMANKAN - Penampakan alat berat yang diamankan Polres Tebo dari Desa Pemayungan, Kecamatan Sumay, Kabupaten Tebo, Jambi merupakan kawasan Alam Bukit Tigapuluh. 

Ajak Warga Awasi Hutan

SEBAGAI langkah antisipasi perambahan hutan, UPTD Kesatuan Pengelola Hutan Produksi (KPHP) Limau Unit Vll Hulu Sarolangun, Dinas Kehutanan Provinsi Jambi mengajak masyarakat ikut menjaga kawasan hutan.

Memiliki luasan lebih kurang 120 ribu hektar, terdiri dari hutan lindung dan hutan produksi. KPHP Limau Sarolangun menegaskan kepada masyarakat bahwa hutan itu bisa memberi kehidupan.

Seperti sektor kerajinan yang didapat melalui hutan yang ada tentu bisa dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat.

Kepala KPHP Limau Hulu Sarolangun Baim Arbain mengatakan, tantangan dalam menjaga kelangsungan hutan saat ini tergerus akan aktivitas ilegal yang dilakukan tangan-tangan yang tidak bertanggung jawab.

"Memang tantangan kita hari ini hutan kita banyak yang sudah hancur oleh ulah tangan yang tidak bertanggung jawab. Seperti PETI dan semuanya itu tidak bisa kita pungkiri itu harus segera kita pulihkan," kata Baim Senin (3/6).

Dampak pengrusakan hutan kata dia kini sudah dirasakan masyarakat, bila terjadi hujan dalam beberapa hari sudah menyebabkan banjir di Kecamatan Limun dan Batang Asai. "Karena hutan kita diwilayah hulu sudah terkikis, kami hari ini masih mendata yang kritis itu kita pulihkan dengan reboisasi penanaman kembali," ujarnya.

Sementara itu, wilayah hutan yang masuk kategori kritis diantaranya terdapat diwilayah Kecamatan Limun, CNG dan Batang Asai.

Maraknya aktivitas tambang dilokasi-lokasi itu menyebabkan lebih kurang 20 persen wilayah hutan tergerus dan rusak. "Luasan mungkin 15 sampai 20 persen dari luasan yang ada. Inilah tugas berat kita bersama, kalau kami KPHP tidak akan bisa berbuat apa-apa tanpa bantuan sektor-sektor lainnya," tutupnya.(tribun)

Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: BPJN Pasang 4 CCTV di Jembatan Aur Duri 1, Perbaikan akan Habiskan 2 Bulan

Baca juga: Insentif Nakes Belum Dibayar 5 Bulan, Wakil Direktur Sebut Keuangan RSUD Raden Mattaher Jambi Minus

Baca juga: Gubernur Al Haris Langsung Video Call, Uji Coba Jaringan Internet di Desa Muara Hemat, Kerinci

Baca juga: Siapa Sebenarnya Thomas Djiwandono, Ponakan Prabowo yang Potensial Jadi Menteri Keuangan

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved