Human Interest Story
Kisah Aurelie Moeremans ke Pedalaman Jambi Bertemu Suku Talang Mamak Bareng Chicco Jerikho
Dia mengungkapkan fakta di lapangan menunjukan bahwa habitat satwa kunci semakin mengecil. Selain itu, kematian Gajah seperti Ummi di Jambi
Penulis: tribunjambi | Editor: Duanto AS
Sementara itu, Aurelie Moeremans mengatakan semua harus sadar bahwa habitat satwa liar semakin terancam.
Dia juga meminta semua pihak untuk bersama-sama menjaga dan melindungi habitat mereka, terutama koridor alami yang penting bagi keberlangsungan hidup.
Masa depan satwa ini ada di tangan bersama.
"Harapan ke depan, bisa menggerakan semua pihak untuk berkolaborasi aktif, mengambil masing-masing peran untuk menyelamatkan satwa liar Indonesia. Demi masa depan Manusia," ujar Aurelie.
Atas dasar fakta-fakta yang ditemukan, kata Aurelie, maka tim mengajak komitmen semua pihak di Jambi untuk bersama menjaga satwa liar. Itu bisa dilakukan dengan beberapa cara.
Pertama, memperluas daerah konservasi khususnya untuk gajah yang lokasinya benar-benar sesuai dengan habitat, bukan sekadar menggugurkan kewajiban dan juga lokasinya membentuk satu koridor dengan wilayah konservasi antara perusahaan satu dengan lainnya.
Kedua, menjaga wilayah habitat gajah dengan baik. Seperti menanam pakan gajah dan tanaman multikultur, menjaga dari perambah dan tidak mengubahnya menjadi lokasi lain.
Gajah tidak hanya butuh pakan, tetapi juga area bermain.
Ketiga, berbagi tanggung jawab secara adil dan proposional, sesuai dengan luasan lokasi konsesi. (rifani halim)
Baca juga: Ciri-ciri Anak Kecanduan Game Online, Komisioner KPAI Kawiyan, Seri II
Baca juga: Batu dan Molotov Beterbangan dari Atas Jembatan Muara Tembesi ke Tugboat Tongkang Batu Bara
Rahasia UMKM Jambi Buat Gula Merah dari Nira Kelapa Sawit yang Rasanya Lebih Legit |
![]() |
---|
Cara Wanita Jambi Menabung Uang Koin Seribuan untuk Beli Mobil Rp281 Juta |
![]() |
---|
Kisah Orang Rimba Jambi Beli Sapi dari Menabung dan Hidup di Sudung |
![]() |
---|
Juliana Perempuan Pertama Suku Anak Dalam Jambi yang Jadi Sarjana, Seri V |
![]() |
---|
Puluhan Tahun Alex Bertahan Jajakan Putu di Era Modernisasi Kuliner: Dulu Harganya Rp50 |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.