Mucikari di Merangin Jambi Diamankan Polisi, Beraksi Via WA, Terancam 15 Tahun Penjara
Seorang pria tak berkutik usai diamankan Tim Opsnal Satreskrim Polres Merangin dalam Operasi Pekat Siginjai 2024 pada Selasa (27/2/24).
Penulis: Hasbi Sabirin | Editor: Darwin Sijabat
TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Seorang pria tak berkutik usai diamankan Tim Opsnal Satreskrim Polres Merangin dalam Operasi Pekat Siginjai 2024 pada Selasa (27/2/24).
Pria tersebut diamankan polisi dengan dugaan sebagai sebagai pelaku Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).
Peran pria berusia 28 tahun itu menawarkan jasa wanita malam melalui aplikasi WhatsApp.
Setiap kali berhasil menawarkan jasa tersebut, pelaku memperoleh keuntungan bervariasi.
Keuntungan yang didapat mulai dari Rp 300 ribu hingga Rp 700 ribu.
Pelaku diketahui merupakan warga RT 04 Desa Sungai Putih, Kecamatan Bangko Barat, Kabupaten Merangin
Diamankannya pria dengan dugaan TPPO itu sekitar pukul 1:30 WIB.
Baca juga: Viral Sosok Annisa Rama Selebgram Nyambi Jadi Mucikari, Ditangkap Saat Asyik Karaoke
Baca juga: 36 Orang Mucikari di Jambi Diamankan Polisi Selama Operasi yang Digelar Dari Juni Hingga Juli 2023
Baca juga: Pakai Aplikasi MiChat, Anak di Bawah Umur di Jambi, Ditangkap Polisi Karena Jadi Mucikari
Penangkapan itu berawal dari informasi telah terjadi perdagangan orang dengan menggunakan aplikasi WhatsApp.
Mendapati informasi itu, Tim Satresrim Polres Merangin dalam Operasi Pekat Siginjai 2024 langsng bergerak cepat.
Polisi akhirnya berhasil menangkap pelaku dengan berinisial BA (28).
Penangkapan terduga pelaku itu dibenarkan Kapolres Merangin AKBP Ruri Roberto, melalui Kasubsi Penmas Aiptu Rully.
Dari hasil pemeriksaan polisi, terungkap bahwa pelaku sudah sering melakukan kegiatan sebagai mucikari.
Modus pelaku kata polisi, mencarikan wanita malam untuk para pria hidung belang.
Pelaku kemudian menawarkannya melalui aplikasi WhatsApp.
Baca juga: Polda Jambi Tangkap 31 Mucikari dalam Sebulan Terakhir, 7 Anak di Bawah Umur Jadi Korban
"Untuk melancarkan aksinya, pelaku yang diduga sebagai mucikari berperan mencari orderan wanita malam dan menyalurkan melalui aplikasi WhatsApp kepada pelanggannya."
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.