Misteri Kematian Bripka Arfan Saragih

Profil Kapolres Samosir AKBP Yogie Hardiman, Disorot Pada Kasus Kematian Bripka Arfan Saragih

Kapolres Samosir, AKBP Yogie Hardiman adalah lulusa akpol 2003, pernah bertugas di Polres Kota Bengkulu, Polres Berau, dan Polres Kutai Timur.

Penulis: Suang Sitanggang | Editor: Suang Sitanggang
KOLASE TRIBUNJAMBI
Kapolres Samosir, AKBP Yogie Hardiman (kiri) dan Jeni Irene Simorangkir istri Bripka Arfan Saragih (kanan) 

Sampai akhirnya pada 20 Maret 2023, muncul pernyataan kalau racun dibeli dari Bogor melalui handphone almarhum.

Selanjutnya kecurigaan bekas luka memar yang dialami. Keluarga sempat melihat sejumlah luka tak wajar.

"Ketika kami desak, akhirnya tanggal 20 Maret 2023, mereka membuat keterangan sianida berasal dari toko online yang dipesan almarhum," kata Fridolin.

Tidak sampai di situ, kejanggalan lain adalah soal masalah tudingan Bripka Arfan Saragih yang minum racun sianida.

Padahal sudah bayar separuh uang yang diduga dia gelapkan.

Pihak keluarga tak yakin Bripka Arfan Saragih bunuh diri.

Mereka curiga, Bripka Arfan Saragih sengaja dihabisi dan dijadikan tumbal, atas bobroknya Samsat Samosir dalam permainan pajak.

"Sebelum dia meninggal, dia pernah mengatakan kepada istrinya, kalau dia sudah capek ditekan tekan mengenai kasus pajak itu. Dia bilang mau bongkar sindikat penggelapan pajak di Samsat Samosir," kata Tasman Sipayung, kerabat Bripka Arfan Saragih.

Mendengar pengakuan itu, istri Bripka Arfan Saragih, Jeni sempat meminta suaminya mengurungkan niat tersebut. (*)

Baca juga: Ditahan Beda Sel, Sambo dan Putri Candrawati Kompak Kirim Surat Saat Ultah Putra Bungsu, Isinya?

Baca juga: Bukan Saat Hadapi Ferdy Sambo, Inilah Momen Terberat Richard Eliezer Saat Sidang

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved