Misteri Kematian Bripka Arfan Saragih

Profil Kapolres Samosir AKBP Yogie Hardiman, Disorot Pada Kasus Kematian Bripka Arfan Saragih

Kapolres Samosir, AKBP Yogie Hardiman adalah lulusa akpol 2003, pernah bertugas di Polres Kota Bengkulu, Polres Berau, dan Polres Kutai Timur.

Penulis: Suang Sitanggang | Editor: Suang Sitanggang
KOLASE TRIBUNJAMBI
Kapolres Samosir, AKBP Yogie Hardiman (kiri) dan Jeni Irene Simorangkir istri Bripka Arfan Saragih (kanan) 

Bripka Arfan Saragih dituduh melakukan penggelapan pajak kendaraan sebelum ditemukan meninggal.

Istri korban, Jenni Simorangkir mengungkapkan suaminya itu sempat diancam Kapolres Samosir.

"Tanggal 23 Januari 2023 setelah apel, katanya Kapolres menyita handphonenya," kata Jenni, Selasa (21/3/2023) dikutip dari Tribun Medan.

Dia menyebut, saat itu Kapolres mengatakan kepada Arfan, tidak takut pada jenderal bintang dua dan bintang tiga.

"Kalau bintang tiga, barulah dia takut," kata Jenni yang menirukan ucapan mendiang suaminya.

AKBP Yogie Hardiman, ucapnya, juga disebut berulang kali menyatakan akan membuat sengsara keluarga Bripka Arfan Saragih.

Bahkan, ancaman inilah yang sedang dirasakan Jenni Simorangkir dan kedua anaknya.

Dia merasa pernyataan Kapolres Samosir itu terbukti saat ini.

Hingga saat ini, Jenni dan keluarga almarhum merasa janggal bila Bripka Arfan Saragih tewas karena minum racun sianida.

Baca juga: Kisah Amron Naibaho, Lulusan ITB Yang Sukses Di Industri Parfum

Padahal, kata Jenni, suaminya sudah membayar kerugian pajak yang digelapkan berkisar Rp 650 juta atau Rp 700 juta.

Uang itu mereka peroleh setelah menjual rumah yang ada di Kabupaten Samosir.

"Almarhum dikatakan punya masalah, tapi tidak mengatakan pajak. Dia mengatakan Kapolres menyuruh cari uang Rp 400 juta untuk membayar. Jadi kami menjual rumah kepada namboru saya," ungkapnya.

Sementara itu, Kapolres Samsoir, AKBP Yogie Hardiman, mengklaim Bripka Arfan Saragih meninggal dunia karena minum racun sianida.

Kasat Reskrim Polres Samosir, AKP Natar Sibarani juga mengklaim pihaknya menemukan resi pengiriman racun sianida yang disebut telah dipesan Bripka Arfan Saragih.

Arfan, kata polisi, memesan racun itu dengan menggunakan HP.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved