Harga Sawit Jambi
Harga Sawit Jambi Belum Stabil, Pupuk 'Aspal' Beredar
Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Jambi, Agusrizal, mengungkapkan adanya peredaran pupuk asli tapi palsu (aspal) yang kini beredar di Provinsi Jambi.
Penulis: tribunjambi | Editor: Suci Rahayu PK
Saat masih ada subsidi, pupuk-pupuk tersebut bisa didapatkan dengan harga berkisar Rp120 ribu-Rp140 ribu tergantung merek. Namun setelah pencabutan, harga pupuk non-subsidi yang tersedia berkisar Rp600ribu-Rp900 ribu untuk merek Mahkota dan Pak Tani. "Untuk pupuk tidak memadai, biasanya satu ton pupuk cukup dengan lima kuintal sawit, sekarang satu ton sawit hanya dapat satu sak (karung) pupuk," ucapnya.
Sementara itu, kata Defrisal, kebutuhan pupuk untuk satu hektare itu rerata 700 kilogram, atau satu ton pupuk bisa digunakan untuk 1,5 hektare. Pemupukan sendiri biasanya dilakukan empat bulan sekali.
Perlu diketahui, pemerintah telah resmi mencabut subsidi 4 jenis pupuk petani. Kebijakan baru tersebut seiring terbitnya Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 10/2022 tentang Tata Cara Penetapan Alokasi dan Harga Eceran Tertinggi Pupuk Bersubsidi Sektor Pertanian. Aturan diundangkan mulai 8 Juli 2022. (Tribunjambi.com)
Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News
Baca juga: Petani Jambi Bingung, Harga Sawit Masih Kurang dari Rp 2.000 per Kg
Baca juga: Ratusan Botol Miras Diamankan Satpol PP Kota Jambi
Baca juga: Festival Kuliner Kota Jambi Lombakan Gulai Terjun Masakan Khas Sarolangun