Breaking News:

Buron Kasus Auditorium UIN Sulthan Thaha Saifuddin Minta Waktu Cari Uang

Tadi pagi (kemarin) tertangkap salah satu DPO kasus UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi yakni RS (Redo Setiawan,red), tertangkap di tempat persembunyian

(Tribunjambi/Hendro Herlambang)
Redo Setiawan DPO kasus korupsi pembangunan gedung UIN tiba di Kejati Jambi, Rabu (25/11/2020). 

TRIBUNJAMBI.COM - Buron Kejaksaan Tinggi Jambi, Redo Setiawan dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi pembangunan gedung Auditorium UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi ditangkap, Rabu (25/11).

Redo ditangkap oleh Tim Tangkap Buron (Tabur) Kejaksaan Agung RI dan Kejati Jambi sekitar pukul 07.00 WIB di rumah kontrakannya kawasan Pasar Parung, Bogor.

Kabar tertangkapnya Redo Setiawan ini disampaikan oleh Kasi Penkum Kejati Jambi melalui rilisnya.

"Tadi pagi (kemarin) tertangkap salah satu DPO kasus UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi yakni RS (Redo Setiawan,red), tertangkap di tempat persembunyiannya di Parung, Kota Bogor," kata Lexy Fatharani.

Sebelum ke Bogor, tersangka sempat dikabarkan berada di Lampung di tempat keluarganya. Namun setelah tim Kejati melakukan pengacakan hasilnya nihil.

"Kita sempat ketemu keluarganya, tetapi tidak ada. Dia menyampaikan ke keluarganya minta waktu satu tahun mencari duit dulu, baru nanti akan menyerahkan diri," kata Wakajati Jambi, Bambang Haryanto.

Bambang menjelaskan, bahwa pihaknya akan mendalami terkait adanya dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) atau aliran ke pihak lain, termasuk keluarga tersangka.

Kini Redo Setiawan dititipkan di Rutan Polresta Jambi.

Pasalnya Lapas Kelas IIA Jambi sementara tidak menerima tahanan titipan karena pandemi.

Redo Setiawan ditetapkan sebagai DPO setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi pembangunan Auditorium UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi.

Halaman
12
Editor: Deddy Rachmawan
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved