MANTAN Kapolri Ungkap Fakta Penyebab Ibu Tien Soeharto Meninggal, Terkait Isu Dua Anak Baku Tembak
TRIBUNJAMBI.COM - Fakta sebenarnya penyebab Ibu Tien, istri Pak Harto wafat diungkap oleh mantan
TRIBUNJAMBI.COM - Fakta sebenarnya penyebab Ibu Tien, istri Pak Harto wafat diungkap oleh mantan Kapolri Jenderal Polisi Purnawirawan Sutanto.
Jenderal Polisi Purnawirawan Sutanto rupanya menjadi saksi detik-detik wafatnya Tien Soeharto, pada tahun 1996 silam.
Itu seperti yang diceritakannya pada buku "Pak Harto, The Untold Stories".
Sutanto mengaku, saat itu dia menyaksikan Soeharto terus mendampingi sang Ibu Negara.
"Saya menyaksikan langsung bagaimana Pak Harto mengalami kesedihan yang amat mendalam," kata Sutanto dalam buku itu.
• Guru Tak Perlu Lagi Iuran, Pemkab Anggarkan Rp 300 Juta untuk HUT PGRI
• Siapa Sebenarnya Mellya Juniarti? Wanita yang Ditalak Cerai Ustaz Abdul Somad, Beredar Isu Soal Ini
• Bisa Booking Service Melalui Aplikasi, Gratis 1 Liter Oli Synthetic di Agung Toyota
Menurutnya, bagaimanapun seseorang pasti akan sedih saat kehilangan pendamping hidupnya selama puluhan tahun.
"Ibu Tien telah banyak berkorban dan menemani Pak Harto dalam suka dan duka. Namun, dalam keadaan itu Pak Harto tetap nampak tegar, tenang, dan tabah," ujar Sutanto.
Beberapa hari pasca peristiwa itu, Sutanto melanjutkan, beredar isu mengenai penyebab meninggalnya Tien.
Isu itu menyebutkan, Tien meninggal karena dua anak lelakinya, Tommy dan Bambang saling berebut proyek mobil nasional.
• Kusnindar Nyanyi Sebut Nama-nama Anggota DPRD Jambi yang Terima Uang Suap
• Konflik Berkepanjangan, PT APTP Bakal Serahkan 94 Ha untuk Warga Bathin Limo Sarolangun
• Gegara Hina Presiden, Rocky Gerung Langsung Dilaporkan ke Polisi oleh Anak Buah Megawati di ILC
Keduanya pun terlibat baku tembak.
Satu di antara tembakan kemudian mengenai Tien.
"Itu adalah rumor dan cerita yang sangat kejam dan tidak benar sama sekali. Saya saksi hidup yang menyaksikan Ibu Tien terkena serangan jantung mendadak, membawanya ke mobil, dan terus menunggu di luar ruangan saat tim dokter RSPAD melakukan upaya medis.
Oleh karena itu, Sutanto pun berharap agar masyarakat tidak termakan rumor tersebut.
"Saya harap jangan sampai rumor tidak benar itu tetap dipercaya oleh sebagian orang yang hingga kini terus menganggapnya benar,"ujar Sutanto.
• YIMM Luncurkan Model Terbaru, Harga NMAX Bekas Mulai Rp 17 Jutaan
• Siapa Sebenarnya Mellya Juniarti? Wanita yang Ditalak Cerai Ustaz Abdul Somad, Beredar Isu Soal Ini
• Imoo Z6 Frozen II Paling Dicari, Harga Dibanderol Rp 3 Jutaan
Detik-detik meninggalnya Tien Soeharto
Sementara itu, Jenderal Polisi Purnawirawan Sutanto, rupanya memiliki sejumlah kenangan dengan keluarga besar Soeharto.
Sutanto memang pernah menjadi ajudan Soeharto dari tahun 1995 hingga 1998.
Satu di antara kenangan yang masih diingat oleh Sutanto adalah saat dia menjadi saksi detik-detik wafatnya Tien Soeharto.
Saat itu, dia baru saja menemani Soeharto memancing di Anyer, pada Jumat, 26 April 1996.
• Mantan Sekcam Maro Sebo Ilir Terancam Dipecat, Kasus Dugaan Korupsi Dana Desa
• Ratusan Anak Yatim, Guru Ngaji dan Pegawai Syara Kota Jambi Terima Bantuan Baznas
• Perjalanan Cinta Ustaz Abdul Somad dan Mellya Juniarti yang Tidak Diketahui Publik, Tiba-tiba Cerai
Ketika Soeharto sedang memancing, rupanya Tien sedang berada di sentra pembibitan buah Mekarsari.
Menurut Sutanto, saat itu Tien terlalu asyik, dan bergembira melihat sejumlah tanaman yang sedang berbuah di tempat itu.
Sehingga, dia pun kurang memperhatikan kesehatannya.
Padahal, sebenarnya Tien tidak boleh berjalan terlalu jauh dan lama.
Alasannya, Tien memang sedang mengidap penyakit gangguan jantung.
Saat Soeharto kembali ke rumah, dan bertemu sang istri pada sore harinya, menurut Sutanto, suasana berlangsung seperti biasanya.
• Anggaran Perbaikan dan Pembangunan Jalan di Muarojambi 2020 Dianggarkan Rp 327 Miliar
• Penyebab Talak Cerai Ustaz Abdul Somad ke Istri Karena Hal Ini, Mellya Juniarti: Tanya ke Ustaz
• Penyebab Talak Cerai Ustaz Abdul Somad ke Istri Karena Hal Ini, Mellya Juniarti: Tanya ke Ustaz
Meski demikian, kala itu Tien tetap harus terus beristirahat karena kelelahan.
Namun, sesuatu tiba-tiba terjadi pada Minggu (28/4/1996) dini hari.
Tepatnya, sekitar pukul 04.00 WIB.
"Baru pada Minggu dini hari sebelum subuh, sekitar pukul 04.00, Ibu Tien mendapat serangan jantung mendadak," kata Sutanto, seperti dikutip dalam buku "Pak Harto, The Untold Stories".
Saat itu, sang Ibu Negara terlihat sulit bernapas.
Oleh karena itu, Tien kemudian dibawa ke RSPAD Gatot Subroto.
• GEGER Video Wanita Dirasuki Sosok Gaib, Ungkap Penyebab Teror Harimau di Gunung Dempo Pagaralam
• Apple Watch Series 5 Resmi Masuk Indonesia
• TERUNGKAP Tak Hanya Uang Ketok Palu, Anggota DPRD Jambi Juga Terima Suap LKPj Gubernur Jambi
"Saya melihat dokter Kepresidenan, Hari Sabardi, memberi bantuan awal pernapasan dengan tabung oksigen. Saya sendiri turut membawa Ibu Negara dari rumah ke mobil dan selanjutnya ke RSPAD. Saat itu, selain Pak Harto, Mas Tommy dan Mas Sigit ikut mendampingi," sambung Sutanto.
Sejumlah upaya medis untuk menyelamatkan Tien pun dilakukan oleh tim dokter, meski pada akhirnya Tien wafat.
"Sekitar pukul 05.10, Ibu Tien menghembuskan napas terakhir dan meninggalkan berbagai kenangan kepada seluruh rakyat Indonesia," kata Sutanto. (Artikel TribunJatim.com)
Artikel ini telah tayang di Tribunjatim.com dengan judul Penyebab Sebenarnya Tien Soeharto Wafat Diungkap Mantan Kapolri, Kabar Jadi Korban Tembakan Terjawab
• 375 Pendaftar, Bawaslu Bungo Hanya Akan Pilih 51 Panwascam
• Spoiler Boruto Episode 134: Pecahnya Pertarungan Lawan Urashiki, Sasuke Terluka, Ini Taktik Jiraiya
• Lagi, ASN Pemkab Muarojambi Ditangkap Kasus Narkoba, Berstatus Tersangka Diberhentikan Sementara
Artikel ini telah tayang di bangkapos.com dengan judul Mantan Kapolri Ungkap Penyebab Ibu Tien Soeharto Meninggal, Ini Soal Isu Dua Anak Baku Tembak,