Kusnindar "Nyanyi" Sebut Nama-nama Anggota DPRD Jambi yang Terima Uang Suap

Kusnindar mengaku ikut mendistribusikan uang ketok palu karena dimintai tolong oleh Lim.

Kusnindar "Nyanyi" Sebut Nama-nama Anggota DPRD Jambi yang Terima Uang Suap 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Kusnindar mengaku ikut mendistribusikan uang ketok palu pada anggota DPRD Provinsi Jambi karena dimintai tolong oleh Lim. Kusnindar menyampaikan bahwa terkadang ada uangnya dahulu yang digunakan hingga jatahnya jadi kurang.

Kusnindar mengatakan dirinya sungkan untuk ke kantor karena ditagih terus-terusan oleh rekannya.

Selain itu Cornelis Buston, kata Kusnindar pernah juga meminjam uang padanya untuk operasi orangtuanya. “Ya saya kasih Rp100 juta tapi dikembalikan," katanya.

Cornelis mengaku memang dia meminjam uang tapi menggunakan kwitansi.

Begitu juga dengan Muhammadiyah, Kusnindar mengatakan Muhammadiyah sempat meminjam Rp30 juta, "Setelah duitnya ada langsung saya potong saja."

TERUNGKAP Tak Hanya Uang Ketok Palu, Anggota DPRD Jambi Juga Terima Suap LKPj Gubernur Jambi

Ratusan Gram Sabu, Ganja dan Senjata Api Rakitan Dimusnahkan Kejari Bungo

375 Pendaftar, Bawaslu Bungo Hanya Akan Pilih 51 Panwascam

Empat Orang Masuk Bursa Calon Wakil Fadhil Arief, Januari Akan Diumumkan

Kusnindar kemudian melanjutkan dia ditolong Lim karena pernah satu kantor, jadi Lim minta tolong untuk memberikan uang kepada anggota dewan pada pengesahan RAPBD 2017 dan 2018.

Kusnindar mengatakan memang ada beberapa nama tidak menerima. Kusnindar menyebut Hillalatil Badri sebagai salah satu politisi yang menerima, saat itu dia maju di pilkada Sarolangung. Kusnindar mengatakan Hilal menerima Rp200 juta, tempat pemberiannya di Puri Mayang.

Selain Hilal ada pula Nasrul Hamka yang saat ini di Lapas Klas II A Jambi. Nasrul terjerat kasus korupsi pembangunan lintasan atletik stadion KONI Jambi.

Hanya saja, Nasullah Hamka tidak terima 200 juta, hanya 100 juta pada pendistribusian tahap kedua. "Sebagian jatah Edmon dari Nasdem diberikan ke Nasrullah Hamka, jadi Edmon pada tahap pertama menerima Rp100 juta dan Nasrullah Hamka saya beri tahap kedua," kata Kusnindar.

Selain itu Kusnindar juga mengaku memberikan jatah Nasri Umar, saat itu ketua fraksi Demokrat, Asri yang juga jadi saksi membenarkan. “Katanya kita dapat percikan dari kapal keruk,” ungkap Nasri.(Jaka HB)

Penulis: Jaka Hendra Baittri
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved