375 Pendaftar, Bawaslu Bungo Hanya Akan Pilih 51 Panwascam

Sebanyak 375 pendaftar menyampaikan berkas dalam perekrutan Panwascam untuk Pilkada Bungo 2020 mendatang.

375 Pendaftar, Bawaslu Bungo Hanya Akan Pilih 51 Panwascam
Tribunjambi/Mareza
Sejumlah pendaftar menyampaikan berkas ke Bawaslu Bungo. 

375 Pendaftar, Bawaslu Bungo Hanya Akan Pilih 51 Panwascam

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO - Sebanyak 375 pendaftar menyampaikan berkas dalam perekrutan Panwascam untuk Pilkada Bungo 2020 mendatang. Ketua Bawaslu Bungo, Abdul Hamid mengatakan, jumlah itu direkap setelah penutupan pendaftaran Selasa (3/12/2019) malam, pukul 00.00 WIB.

"Jumlah total ada 375 pendaftar. Sebanyak 291 orang laki-laki, dan sisanya 84 orang perempuan," katanya, saat ditemui, Rabu (4/12/2019).

Dari informasi yang Tribunjambi.com peroleh, pedaftar paling banyak di Kecamatan Rimbo Tengah dengan jumlah 44 orang, diikuti Bungo Dani dengan jumlah 34 orang, Tanah Tumbuh 32 orang, dan Bathin III Ulu 29 orang.

Empat Orang Masuk Bursa Calon Wakil Fadhil Arief, Januari Akan Diumumkan

Warga Selalu Rukun Meski Beda Agama, Desa Siliwangi di Jambi Ditetapkan Sebagai Desa Sadar KUB

VIDEO: Ratusan Gram Sabu, Kulit Harimau hingga Kecepek Dimusnahkan Kejari Bungo

Sedangkan jumlah pendaftar paling sedikit ada di Kecamatan Jujuhan Ilir 11 orang, diikuti Limbur Lubuk Mengkuang 12 orang, Pelepat Ilir 15 orang, dan Rantau Pandan 16 orang.

"Nanti dari pendaftar tersebut akan dipilih tiga orang untuk masing-masing kecamatan," lanjut Hamid.

Dikatakannya, jika Kabupaten Bungo memiliki 17 kecamatan, maka ada 51 orang yang akan dipilih.
Sebelumnya, Hamid bilang, pihaknya akan memverifikasi berkas tersebut.

"Verifikasi berkas yang lolos nanti akan diumumkan tanggal sekitar tanggal 6 Desember 2019," katanya.

Tes tertulis dan wawancara akan dilaksanakan pada 13-17 Desember 2019.

Dia menyampaikan, pihaknya sudah menyiapkan 22 unit komputer. Dalam satu sesi, pihaknya bisa menampung hingga 20 orang.

"Sebanyak 20 untuk peserta, satu operator, dan satu untuk cadangan," ujar dia.

Dia juga mengaku sudah berkoordinasi dengan PLN dan Dinkes untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan. Selain itu, pihaknya juga sudah menyiapkan genset, untuk mengantisipasi listrik padam saat tes berlangsung.
(Tribunjambi.com/ Mareza Sutan A J)

Penulis: Mareza
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved