Warga Selalu Rukun Meski Beda Agama, Desa Siliwangi di Jambi Ditetapkan Sebagai Desa Sadar KUB
Desa Siliwangi Kecamatan Singkut, Kabupaten Sarolangun menjadi desa sadar Kerukunan Umat Beragama (KUB) tingkat Provinsi Jambi, Rabu (4/12).
Penulis: Wahyu Herliyanto | Editor: Teguh Suprayitno
Warga Selalu Rukun Meski Beda Agama, Desa Siliwangi di Jambi Ditetapkan Sebagai Desa Sadar Kerukunan Umat Beragama
TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN-Desa Siliwangi Kecamatan Singkut, Kabupaten Sarolangun menjadi desa sadar Kerukunan Umat Beragama (KUB) tingkat Provinsi Jambi, Rabu (4/12).
Desa Siliwangi ditetapkan sebagai desa KUB dikarena desa tersebut memiliki warga dengan berbagai jenis agama namun tetap rukun dari puluhan tahun lalu.
Adapun penentuan desa sadar kerukunan diantaranya yaitu adanya :
1) Kearifan lokal (local wisdom) dalam kerukunan hidup beragama, hidup dan mati berdampingan.
2) Gesekan, tidak pernah terjadi gesekan antar warga di desa tersebut.
KH. Rois Amin Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sarolangun mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung terlaksananya kegiatan launching desa sadar kerukunan di Kabupaten Sarolangun.
• VIDEO: Ratusan Gram Sabu, Kulit Harimau hingga Kecepek Dimusnahkan Kejari Bungo
• Konflik Berkepanjangan, PT APTP Bakal Serahkan 94 Ha untuk Warga Bathin Limo Sarolangun
• Prakiraan Cuaca 4-6 Desember 2019, Waspada Jambi Berpotensi Hujan Petir dan Angin Kencang
• Tak Mau Kepala PGRI Pusing, Masnah Bakal Anggarkan Rp300 Juta untuk HUT PGRI, Dewan Ikut Mendukung
Katanya, Desa Siliwangi merupakan bagian miniatur kerukunan beragama di Indonesia, terdapat 8 masjid, 3 mushola dan 3 gereja yang saling berdekatan.
"Dalam Alquran tersurat, membangun sebuah kerukunan itu tidak boleh membeda-bedakan agama," ujarnya
Sementara itu, H.M Syatar Kakanwil Kemenag Sarolangun mengatakan bahwa kerukunan di Desa Siliwangi adalah desa yang paling rukun di Provinsi Jambi.
Sebagai perwujudannya adalah apabila ada kegiatan keagamaan tertentu, namun umat agama lain ikut saling membantu. Selain itu pemakaman yang ada di Desa Siliwangi juga bercampur satu hamparan dalam berbagai agama.
Pihak Kakanwil Kemenag Jambi H. Muhammad juga sangat mengapresiasi terpilihnya Desa Siliwangi sebagai Desa paling rukun.
Diakuinya, memang untuk menyatukan umat beragama ini tidak mudah, harus ada peran tokoh-tokoh masyarakat yang harus terus membina kondisi kerukunan ini. Baik itu imam masjid, pendeta, para remaja dan seluruh warga khususnya.
"Masyarakat yang moderat adalah yang mengedepankan toleransi," ucapnya.
Menjaga kearifan lokal (local wisdom) dalam kerukunan hidup beragama, dan menjaga kerukunan warga adalah hal yang perlu diteruskan.
"Melalui desa sadar kerukunan kita berharap ini bisa dapat tertular kedaerah lainnya di Provinsi Jambi," katanya (cwa)