Kabut Asap di Muarojambi Makin Parah, Warga Mengeluh Sesak Nafas Meski Pakai Masker

Kabut asap di Muarojambi makin pekat. Warga banyak mengeluh sesak nafas dan mata perih. Rabu (11/9).

Kabut Asap di Muarojambi Makin Parah, Warga Mengeluh Sesak Nafas Meski Pakai Masker
Tribunjambi/Samsul Bahri
Kabut asap di Muarojambi makin pekat. Warga banyak mengeluh sesak nafas dan mata perih. Rabu (11/9). 

Kabut Asap di Muarojambi Makin Parah, Warga Mengeluh Sesak Nafas Meski Pakai Masker

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI- Kondisi kabut asap di Kabupaten Muarojambi kian pekat. Bahkan pada Rabu sore (11/9) sekira pukul 16.30 WIB pemandangan terlihat kuning. Tidak hanya itu, tampak debu-debu kecil bebas beterbangan, sementara jarak pandang begitu dekat.

Pengendera baik roda dua atau roda empat menghidupkan lampu depannya, sementara jam masih menujukkan sekitar pukul 16.30 WIB. Namun memang pada saat jam tersebut kondisi jarak pandang tidak seperti biasanya. 

Kondisi ini baru terjadi pada hari ini, sementara dengan kondisi tersebut membuat sejumlah pengendara khususnya roda dua memakai masker. Meskipun sudah memakai masker, tetap saja aroma asap masih pekat terasa saat bernafas.

Baca: Udara di Tebo Mulai Tidak Sehat, DLH Imbau Warga Pakai Masker

Baca: Pemkot Jambi Bagikan 1.738 Kartu Pelanggan Gas Subsidi

Baca: Banyak Masalah di Desa, Tapal Batas Muarojambi dan Batanghari Kembali Dibahas

Baca: Dugaan Pelecehan Seksual, Warga Kecamatang Batang Masumai Segel Kantor Desa

Baca: Korupsi Pipanisasi Tanjab Barat, Hendri Sastra Ajukan PK ke Mahkamah Agung

Hal inilah di ungkapkan oleh Ari, pengendara motor yang melintas di Jalan Lintas Timur Sengeti. Ia menyebutkan bahwa pekatnya kabut asap membuat Ia sulit bernafas, meskipun sudah memakai masker.

"Iya kito sudah pakai masker tapi tetap bae teraso nian masih. Sangking pekatnyo kabut hari ini, tengok kuning nian nah, mato pedih jugo. Ado debu-debu kecik bekas bakaran keno mato," ucapnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Rini, pengendara motor. Ia menyebutkan bahwa kondisi kabut asap yang terjadi pada sore ini sangat tebal dibanding hari-hari sebelumnya.

"Kemarin ado kabut tapi dak kek hari ini, sampek kuning nian nampaknyo. Memang harus pakek masker kalo keluar, kalo idak sesak nian nafas," ucapnya.

Penulis: samsul
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved