Dugaan Pelecehan Seksual, Warga Kecamatang Batang Masumai Segel Kantor Desa

Kantor Kepala Desa di Kecamatan Batang Masumai, Kabupaten Merangin disegel warga.

Dugaan Pelecehan Seksual, Warga Kecamatang Batang Masumai Segel Kantor Desa
Kompas.com
Ilustrasi Pelecehan Seksual 

Dugaan Pelecehan Seksual, Warga Kecamatang Batang Masumai Segel Kantor Desa

TRIBUNJAMBI.COM,BANGKO -- Kantor Kepala Desa di Kecamatan Batang Masumai, Kabupaten Merangin disegel warga.

Penyegelan ini buntut dari kekesalan warga terhadap ulah kades yang diduga berbuat mesum dengan warganya.

Dugaan pelecehan seksual oleh kepala desa terhadap istri tetangganya sendiri terjadi Juli lalu, hingga berujung dengan sidang adat. Kades didenda membayar dua ekor kambing dan beras.

Lembaga Adat Dasa (LAD), BPD dan perangkat desa serta pegawai syarak menentapkan sanksi adat terhadap Kades. Namun kades yang awalnya mengakui dan menerima sanksi adat yang diputuskan, hingga saat ini tak kunjung mau membayar.

Baca: Korupsi Pipanisasi Tanjab Barat, Hendri Sastra Ajukan PK ke Mahkamah Agung

Baca: Dua Pekan Operasi Patuh, Ratusan Pengendara di Tanjab Barat Kena Tilang

Baca: 3 Hari Api Masih Menyala, BPBD Sarolangun Kesulitan Air untuk Padamkan Api di Lahan Gambut

Baca: Pilkada Tanjab Barat 2020, DPC PDIP Lakukan Penjaringan Bakal Calon Kepala Daerah

Baca: Al Haris Berencana Ambil Formulir Cagub di PDIP

Kesal dengan tindakan kades itu, puluhan warga melakukan aksi penyegelan terhadap kantor desa. 

"Atas nama pemuda dan masyarakat kami turun aksi menyegel kantor kepala desa untuk sementara," tulis Syamsul tokoh pemuda.

Jika persoalan belum bisa diselesaikan lanjut Syamsul, tidak menutup kemungkinan warga akan melakukan aksi serupa yang lebih besar. Ia berharap pihak terkait segera tanggap menyelesaikan.

"Mohon kepada pihak terkait desa atau kecamatan untuk segera menyelesaikan permasalahan ini," tambahnya. 

Kejadian penyegelan ini terjadi Selasa malam. Pintu masuk kantor desa tersebut disegel menggunakan kayu. Dinding kantor juga terdapat beberapa coretan dengan tulisan disegel.

Tak hanya itu, papan informasi di depan kantor desa juga tak luput dari amukan masa sehingga papan tersebut menjadi rusak.

Terpisah, Camat Batang Masumai, Sapwan, yang dikonfirmasi mengakui adanya penyegelan kantor kepala desa. Katanya, pihaknya telah turun untuk membantu penyelesaian kasus ini.

"Kami sudah turun dan mendengar langsung dari warga, intinya kami akan membantu memfasilitasi menyelesaikan masalah ini," ujar Camat. (*)

 
 

Penulis: muzakkir
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved