3 Hari Api Masih Menyala, BPBD Sarolangun Kesulitan Air untuk Padamkan Api di Lahan Gambut

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Sarolangun menghanguskan lahan gambut.

3 Hari Api Masih Menyala, BPBD Sarolangun Kesulitan Air untuk Padamkan Api di Lahan Gambut
ist
BPBD Sarolangun kesulitan air untuk padamkan api yang membakar lahan gambut. 

3 Hari Api Masih Menyala, BPBD Sarolangun Kesulitan Air untuk Padamkan Api di Lahan Gambut

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN-Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Sarolangun menghanguskan lahan gambut.

Kebakaran yang sudah mengahuskan beberapa hektar lahan ini sudah memasuki hari ketiga pemadaman.

Tepatnya di Desa Sungai Abang, Kecamatan Sarolangun. Saat ini tim satgas karhutla dari BPBD, Manggala Agni, Damkar, dan masyarakat masih berjibaku padamkan api di lahan gambut itu, Rabu (11/9).

Hal yang menyulitkan para petugas pemadam karena bara api masih menyala di bawah gambut, kurang lebih yang kurang lebih berkedalaman satu meter.

"Sangat susah dipadamkan," kata kabid kedarurata BPBD, Yen Aswadi. Rabu (11/9).

Baca: BREAKING NEWS: BJ Habibie Meninggal Dunia di RSPAD, Seluruh Keluarga Terdekat Dipanggil

Baca: TNBD Terbakar, Kepala Balai Upayakan Pemulihan Ekosistem Demi SAD

Baca: Al Haris Berencana Ambil Formulir Cagub di PDIP

Baca: Pilkada Tanjab Barat 2020, DPC PDIP Lakukan Penjaringan Bakal Calon Kepala Daerah

Baca: Hibur Keluarga Jemaah Haji, Pemda Merangin Hadirkan Musik Gambus

Minimnya sumber air yang mengakibatkan tim kesulitan untuk memadamkan api. Hanya saja tim untuk sementara waktu menggunakan air dari kanal kecil.

"Kalok dak cukup, ya terpaksa kita suplai lagi pakek tangki," ujarnya.

Hingga saat ini belum diketahui berapa luasan lahan gambut yang terbakar. Namun hingga saat ini dengan cuaca yang panas dan angin sedang, proses pemadaman masih berlangsung dan para petugas pemadam karhutla masih berjibaku padamkan api.( cwa)

Hutan TNBD akan kembali ditanami dengan berbagai macam jenis tumbuhan asli setempat untuk pemulihan ekosistem pada musim hujan tiba.
Hutan TNBD akan kembali ditanami dengan berbagai macam jenis tumbuhan asli setempat untuk pemulihan ekosistem pada musim hujan tiba. (IST)
Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved