Pemkot Jambi Bagikan 1.738 Kartu Pelanggan Gas Subsidi

Penyaluran gas bersubsidi 3kg selama ini dinilai tidak tepat sasaran membuat Pemerintah Kota Jambi mengeluarkan kartu pelanggan untuk warga miskin.

Pemkot Jambi Bagikan 1.738 Kartu Pelanggan Gas Subsidi
Tribunjambi/Rohmayana
Wali Kota Jambi Syarif Fasha menyerahkan kartu pelanggan gas subsidi pada masyarakat kurang mampu. 

Pemkot Jambi Bagikan 1.738 Kartu Pelanggan Gas Subsidi

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI- Penyaluran gas bersubsidi 3 kg selama ini dinilai tidak tepat sasaran membuat Pemerintah Kota Jambi mengeluarkan kartu pelanggan untuk warga miskin.

Sebanyak 1.513 kartu pelanggan gas subsidi dibagikan kepada masyarakat, dan 225 untuk pelaku usaha UMKM di Kecamatan Pasar. Total ada sebanyak 1.738 kartu pelanggan dibagikan.

Sekretaris Dinas Perdagangan dan Perindustrian (DPP) Kota Jambi Doni Sumatriadi mengatakan, rencananya kartu tersebut akan diterbitkan sebanyak 65.196 orang untuk seluruh warga Kota Jambi yang sudah terdata. Jumlah tersebut terdiri dari 61.699 rumah tangga dan 3.497 unit usaha mikro, yang telah didata oleh RT dan Lurah se-kota Jambi.

“Tahap awal memang baru tiga kecamatan, yaitu di Pelayangan, Danau Teluk dan Kecamatan Pasar. Besok khusus untuk Pelayangan kita bagikan kurang lebih 2000 kartu pelanggan,” katanya.

Baca: Banyak Masalah di Desa, Tapal Batas Muarojambi dan Batanghari Kembali Dibahas

Baca: Dugaan Pelecehan Seksual, Warga Kecamatang Batang Masumai Segel Kantor Desa

Baca: Bajaj Qute, Teknologi India untuk Bajai Masa Kini

Baca: Dua Pekan Operasi Patuh, Ratusan Pengendara di Tanjab Barat Kena Tilang

Baca: Korupsi Pipanisasi Tanjab Barat, Hendri Sastra Ajukan PK ke Mahkamah Agung

Dia mengatakan, Pemerintah Kota Jambi sudah menandatangani MoU dengan PT Pertamina Sumbagsel, tentang Pengawasan dan Pendistribusian LPG 3 kg bersubsidi di Kota Jambi.

“Kami berharap dengan adanya kartu ini gas elpiji 3 kilogram penyalurannya bias tepat sasaran,” katanya.

Doni menambahkan latar belakang diciptakan kartu pelanggan sebagai kartu pelanggan tersebut berangkat dari pengamatan selama ini terhadap banyaknya permasalahan dalam proses distribusi gas LPG di tengah masyarakat.

Dalam kesempatan, beberapa kali melaksanakan inspeksi mendadak (Sidak), pihaknya kerap menemui kondisi masyarakat yang sedang mengantri panjang gas LPG dipangkalan.

"Setelah ditelusuri lebih jauh, kami banyak menemui permasalahan yang dialami oleh masyarakat. Sistem distribusinya kurang tepat, ditambah lagi ada oknum yang bermain di dalamnya, semoga ini bisa menjadi solusi,” katanya.

Dengan adanya kartu pelanggan gas 3 kg ini, menurut Doni dapat mengoptimalkan upaya pengawasan distribusi gas LPG 3 Kg bersubsisdi di Kota Jambi.

Dirinya juga berharap, tidak ada lagi ditemui antrean panjang masyarakat di pangkalan untuk mendapatkan gas LPG bersubsidi. Selain itu kartu pelanggan ini untuk menjaga hak warga miskin memperoleh gas dengan harga murah dan sesuai dengan alokasi kuotanya.

"Dengan adanya kartu ini, ada jaminan terhadap kebutuhan konsumsi gas warga dalam 1 bulan. Kami tidak ingin lagi melihat ada antrean panjang masyarakat mengantre gas. Jika ada, warga bisa melapor,” katanya. (Rohmayana)

Penulis: Rohmayana
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved