Sat-81 Kopassus, Pasukan Khusus Paling Misterius & Serba Rahasia, Istri Sendiri Bisa Sampai Tak Tahu

Berbicara rahasia, saking rahasianya, keluarga hingga istri sendiri bisa tidak tahu misi dan posisi pasangan hidupnya tersebut.

Editor: Andreas Eko Prasetyo
solarconflict.com
Satuan Gultor 81, Pasukan Siluman Milik Kopassus 

TRIBUNJAMBI.COM - Kisah satu ini menceritakan pasukan khusus TNI paling rahasia. Kepunyaan Kopassus, pasukan ini sangat lihai dan senyap dalam setiap misi.

Berbicara rahasia, saking rahasianya, keluarga hingga istri sendiri bisa tidak tahu misi dan posisi pasangan hidupnya tersebut.

Kopassus memiliki pasukan anti-teror yang dikenal sebagai Satuan Penanggulan Teror (Gultor) 81 atau Sat-81 Kopassus.

Satuan khusus ini sifatnya serba rahasia.

Baca Juga:

Mengenal GSG-9 Pasukan Anti Teror yang Jadi Rujukan Sat 81 Kopassus, Unit Khusus Terbaik di Dunia

Ditengah Operasi Trikora, Kopassus Dapat Misi Dadakan Cari Sosok ini di Rumah Suku Kanibal Papua

Kopassus Nyaris Gagal Bebaskan Sandera di Pesawat Garuda Indonesia GA-206, Gegara Ganti Senapan

Penyebab Pohon Randu di Pusdikpassus Kopassus Hancur Semua, Ternyata karena Mahaguru Berlatih

Misi tempur, peralatan dan personel Sat-81 dirahasiakan.

Dilansir dari Tribunjambi.com, sebagai gambaran, seorang wanita yang bersuamikan prajurit Kopassus sudah biasa ditinggal pergi, tanpa diberi tahu jenis tugas dan lokasinya yang dilakukan suami.

Kadang, prajurit Kopassus sendiri baru diberi tahu jenis dan lokasi misi tempurnya saat berada di pesawat terbang atau kapal laut yang mengangkutnya.

Sat-81 sifatnya sangat rahasia dan berada di bawah Kopassus TNI AD.

Ini menjadi kiblat pasukan khusus lokal, mulai soal latihan, kemampuan, perlengkapan hingga persejataan, dan teknik operasi-operasi senyapnya.

Ini baik dari segi latihan dan operasi tempurnya.

Sepak terjang Kopassus memang sangat dirahasiakan.

Proses rekrutmen Gultor atau Sat-81 dimulai sejak seorang prajurit selesai mengikuti pendidikan para dan komando di Batujajar. Dari sini, mereka akan ditempatkan di satuan tempur Grup I dan Grup 2.

Sat-81 Gultor Kopassus
Sat-81 Gultor Kopassus (IST)

Baik untuk orientasi atau guna mendapatkan pengalaman operasi.

Sekembalinya ke markas, prajurit tadi ditingkatkan kemampuannya untuk melihat kemungkinan promosi penugasan ke satuan antiteror.

Untuk antiteror, pendidikan dilakukan di Satuan Latihan Sekolah Pertempuran Khusus, Batujajar.

Kualifikasi tambahan diberikan berupa free fall, sniper, pendaki serbu, pertempuran jarak dekat, perang kota, gerilyawan lawan gerilyawan, selain militer dan antiteror. Total pendidikan sekitar enam bulan.

Dalam penugasan, Sat-81 bergerak dalam unit kecil yang disebut Seksi berkekuatan 10 orang atau Unit 4-5 orang.

Untuk penyamaran, Sat-81 tidak mengenakan tanda kepangkatan di lapangan.

Baca Juga:

Catat! Ini Daftar Biaya Buat dan Perpanjang SIM Mobil, Motor Hingga Truk Untuk Tahun 2019

VIDEO: Cincin Akik Ajaib Bisa Menyala Saat Disentuh, Ahok Sebut Dikasih Orang Saat Dipenjara

Paspampres Ketar-ketir Melihat Soeharto yang Dikeker Sniper, Pak Harto Cuma Santai Katakan Hal Ini

Setahun, Tercatat Ada 346 Kasus, Konflik Manusia dengan Gajah di Jambi

Dengan informasi yang serba terbatas, diperkirakan Sat-81 saat ini berkekuatan 1000-an personel. Masa penugasan juga ketat, maksimal berusia 22-23 tahun.

Satgultor dilatih untuk bergerak dalam unit kecil, dengan durasi sangat cepat, bukan lagi dalam hitungan jam, tapi menit.

Namun, jika yang dihadapi pasukan gerilya, bukan Satgultor yang dikirimkan.

Namun satuan lainnya seperti Grup 1 dan Grup 2 (kualifikasi para komando), atau Grup 3 (Sandi Yudha, operasi senyap).

Dalam perkembangan terkini, Sat-81 tidak menggunakan nama 'Gultor' lagi, melainkan Sat-81 Kopassus.

///

Benny Moerdani, Sang Intelijen Kopassus yang Selalu Tinggalkan Istri Demi Misi Rahasia

Jenderal Leonardus Benyamin Benny Moerdani (1932-2004) semasa hidupnya dikenal sebagai tokoh intelijen RI yang sangat mumpuni, pernah menjabat sebagai Menteri Pertahanan/Panglima TNI/ABRI, dan dikenal sebagai pasukan tempur yang kenyang penugasan di berbagai medan laga.

Kendati merupakan tentara yang gila bekerja dan penugasan, pada ‘usia normal’ yakni saat masih berpangkat Letnan Dua (Letda), pangkat yang umumnya diperoleh anggota TNI setelah lulus pendidikan Akademi Militer (Taruna), Benny memiliki pacar bernama Hartini yang saat itu merupakan pramugari Garuda Indonesia.

Karena Benny kemudian bergabung dengan pasukan komando (RPKAD) dan sekaligus merupakan personel intelijen yang handal, Benny kerap melaksanakan misi rahasia yang tidak boleh diketahui oleh siapapun termasuk pacarnya sendiri.

Kolase Grid.ID
Kolase Grid.ID (Grid.ID)

Oleh karena itu ketika sedang mendapat tugas khusus, Benny tidak pernah pamit kepada Hartini dan langsung ‘menghilang’ begitu saja.

Meski menjalani pola berpacaran yang tidak normal, hubungan Benny dan Hartini tetap baik-baik saja hingga usia pacaran mereka nyaris lewat 8 tahun.

Presiden Soekarno (Bung Karno) yang juga memiliki hubungan baik dan perhatian khusus kepada Benny justru merasa tidak enak dengan pola pacaran Benny-Hartini yang sudah terlalu lama itu.

Bung Karno pun akhirnya memaksa Benny untuk segera menikah dengan pertimbangan pacaran Benny-Hartini sudah terlalu lama dan karier Benny di militer yang makin cemerlang akan makin ideal jika memiliki seorang istri.

Bung Karno dan Tongkat yang selalu dibawanya
Bung Karno dan Tongkat yang selalu dibawanya (Tribun Jabar)

Benny dan Hartini lalu menikah di Jakarta pada 12 Desember 1964 dan resepsi pernikahannya dirayakan oleh Bung Karno di Istana Bogor.

Ketika sudah menikah Benny yang makin disibukkan oleh misi rahasia sebagai pasukan komando dan personel intelijen seperti dalam Operasi Trikora dan Operasi Dwikora, makin jarang di rumah dan lebih banyak bekerja di luar kantor.

Ketika sedang di rumah dan kemudian mendapat tugas khusus, Benny juga tidak pernah pamit kepada Hartini akan pergi kemana dan hanya mengatakan ‘akan keluar kota’.

Tapi jika sudah ‘menghilang’ Benny bisa pergi selama berbulan-bulan dan ketika sudah pulang ke rumah, ia juga sama sekali tidak pernah mengatakan penugasannya kepada Hartini.

Ketika pada 25 September 1965, Hartini melahirkan putrinya, Benny juga sedang melaksanakan tugas rahasia dan sama sekali tidak bisa dihubungi.

Baca Juga:

Cara Upload Video Berdurasi Lebih dari 30 Menit di WhatsApp Stories

Ahok Akan Menikah dengan Bripda Puput, Duh! DJ Seksi Dinar Candy Sebut Cemburu Dengar Kabar Itu

Hasil Perempat Final Indonesia Masters 2019, Greysia Polii/Apriyani Rahayu Kalahkan Thailand

Berhati-hati Terima Pesan Berantai Ulang Tahun WhatsApp Bagi-bagi Kuota 35 GB, Karena Berita Hoaks

Karena merasa kebingungan memberi nama anaknya, lalu Hartini minta tolong Bung Karno memberikan nama tapi belakangan ketika Benny tiba-tiba muncul nama pemberian Bung Karno itu lalu diubahnya.

Namun meskipun Benny yang gila kerja seperti tidak memperhatikan istrinya, setiap berangkat dari rumah ia selalu membawa bekal makanan dari Hartini untuk menunjukkan sikap hormat kepada istrinya.

Misalnya saja ketika Benny sedang menghadiri pesta jamuan makan, bekal makanan dari Hartini di dalam rantang akan selalu dimakannya terlebih dahulu.

Demikian menghargainya Benny terhadap bekal makanan istrinya sehingga ia sampai mengeluarkan aturan siapapun tidak boleh memotretnya saat sedang makan.

Jika sampai ada yang berani memotret meski tidak sengaja, Benny yang berwajah keras dan sangar itu pasti akan marah besar.

(Sumber buku Benny Moerdani Yang Belum Terungkap, KPG-Tempo, 2015).

IKUTI KAMI DI INSTAGRAM:

NONTON VIDEO TERBARU KAMI DI YOUTUBE:

IKUTI FANSPAGE TRIBUN JAMBI DI FACEBOOK:

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved