Sri Rahayu Dibayar Rp 500 Ribu untuk Jadi Istri Palsu, Ternyata Dia Tertipu Janji Palsu

Awalnya Sri diberi uang Rp 500 ribu untuk menemani sekaligus menyewa mobil Sri untuk berkeliling ke tempat penjual mobil colt diesel.

Sri Rahayu Dibayar Rp 500 Ribu untuk Jadi Istri Palsu, Ternyata Dia Tertipu Janji Palsu
Tribunjambi/Jaka HB
Sidang kasus penipuan dengan menyewa istri palsu. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Ahmad Syaputra terdakwa penipuan punya akal "bulus" untuk melancarkan aksinya. Dia membayar seorang perempuan untuk jadi istri palsunya.

Istri palsu itu adalah Sri Rahayu. Dia dikenalkan temannya dengan terdakwa Ahmad Syaputra. Lantas Ahmad Syaputra meminta kontak Sri Rahayu.

Sri Rahayu kemudian diajak Ahmad mencari mobil colt diesel untuk angkut sawit. Keduanya pergi menggunakan mobil Sri. Awalnya Sri diberi uang Rp 500 ribu untuk menemani sekaligus menyewa mobil Sri untuk berkeliling ke tempat penjual mobil colt diesel.

"Ya dia seperti meyakinkan gitu. Bawa saya ke setiap penjual mobil. Nanti katanya kalau dapat saya dapat fee 2,5 juta," ungkap Sri di hadapan Arfan Yani selaku ketua majelis hakim, pada Kamis (25/4).

"Ketika dia keluar saya tidak rahu, saya cuma di dalam mobil," ungkap Sri.

Baca: Rumah Adi Nyaris Roboh Karena Longsor, Kini Tinggal di Tenda Bersama Bayi 7 Bulan

Baca: Dilaporkan Bawahannya ke Polisi Atas Kasus Pemukulan, Begini Tanggapan Wakil Wali Kota Sungai Penuh

Baca: Diduga Kelebihan Muatan, Bus Pita Bunga Terbalik di Bungo, Empat Orang Jadi Korban

Baca: Sipir Lapas Kuala Tungkal Jadi Sindikat Narkoba, Kakanwil Kemenkumham Jambi Merasa Ditampar

Baca: 7 Kali Ketua DPRD Kota Jambi Mangkir Rapat Paripurna, Badan Kehormatan Dewan Minta Penjelasan

Setelah berkeliling sampailah di salah satu tempat penjualan mobil colt diesel milik Mansyurki. Mansyurki tidak curiga, ia karena terdakwa datang dengan mobil serta Sri yang mengaku istrinya.

Lantas terdakwa berbincang dengan Mansyurki. Setelah itu dia melakukan tes drive.

"Tapi lama-lama kok sudah 1,5 jam saja dia tes drive," ungkap Mansyurki.

Dia menelepon Ahmad Syaputra tapi jawabannya sedikit lagi sampai kembali. Tapi ternyata ketika ditelpon kembali tidak dapat tersambung.

Mansyurki mendatangi mobil yang ada Sri. Tanpa tahu apa-apa Sri mengaku istri terdakwa. Tapi setelah tahu Sri hanya mengaku, lantas Sri mengaku bahwa dirinya juga dibohongi karena uang 2,5 juta.

Mansyurki bilang biasanya tidak bisa tes drive tanpa jaminan. "Tapi karena ada mobil dan istrinya jadi saya percaya saja," katanya.

"Istrinya kamu apakan?" tanya hakim Pengadilan Negeri Jambi.

"Tidak saya apa-apakan yang mulia, saya tanyai saja," jawab Mansyurki.

Baca: BNN Jambi Bongkar Sindikat Narkoba di Lapas Kuala Tungkal, Libatkan Napi, Sipir dan Kurir Sabu

Baca: Bawaslu Batanghari Temukan Banyak Petugas KPPS yang Salah Mengisi Data C1 di TPS

Baca: Jalur Baru Tungkal-Batam Akan Diresmikan, Berikut Jadwal, Harga Tiket Penumpang dan Kendaraan

Baca: Panen Hadiah Simpedes, BRI Cabang Jambi Bagi-bagi Hadiah Puluhan Motor dan Mobil Toyota Sienta

Baca: Tak Puas dengan Servisan Istri, Empat Kali Bocah SD di Batanghari Jadi Pelampiasan Nafsu Pamannya

Penulis: Jaka Hendra Baittri
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved