Tiga Terdakwa Narkotika Asal Musi Rawas Dibebaskan, Keluarganya Lalu Menangis

Mendengar vonis bebas, tiga terdakwa penyalahgunaan narkotika saling berpelukkan, pada Kamis (14/3).

Tiga Terdakwa Narkotika Asal Musi Rawas Dibebaskan, Keluarganya Lalu Menangis
Shutterstock
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Jambi Jaka HB

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Mendengar vonis bebas, tiga terdakwa penyalahgunaan narkotika saling berpelukkan, pada Kamis (14/3).

Imam salah satu anggota keluarga terdakwa Sukrizal mengatakan, keputusan tersebut sangat menggembirakan hatinya serta seluruh keluarga terdakwa.

“Senang sekali rasanya melihat saudara saya dinyatakan bebas dan tak bersalah. Sebuah perjuangan yang membuahkan hasil walapun sudah hampir setahun mereka ditahan,” katanya.

Yuniar selaku istri terdakwa Bambang sangat bersyukur.

“Hari ini kebenaran telah terbuka, mata penasehat hukum suami saya tidak tertutup melihat kebenaran dari suami saya. Alhamdulillah akhirnya suami saya dibebaskan. Saya sangat berterimakasih kepada beliau (Tengku Ardiansyah, red),” ucapnya dengan nada lirih.

Baca: Tiga Terduga Penyalahgunaan Narkotika dari Musi Rawas Divonis Bebas di Jambi

Baca: Aksi di Depan Kantor Bupati Tanjab Barat, Ormas Tuntut Pemkab Kembalikan Tanah Benyamin

Baca: Bupati Safrial Akan Beri Sanksi Pejabatnya yang Tidak Menyerahkan LHKPN

Baca: Tambah Jaringan City Gas, Walikota Jambi Sy Fasha Teken MOU dengan Kementerian ESDM

Sidang yang dipimpin oleh ketua majelis hakim, Effendi Muhtar dalam amar putusannya menyatakan, ketiga terdakwa tidak terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindakpidana sebagaimana yang didakwakan.

“Terdakwa tidak terbukti menjual, membeli atau mengedarkan narkotika sehingga unsur pasal 112 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tidak terpenuhi,” sebutnya, dalam amar putusan tersebut.

Sementara itu, penasehat hukum terdakwa Tengku Ardiansyah mengatakan, dari awal memang dia merasa ada permasalahan dari pembuktian ketika terdakwa menjadi saksi.

“Dari persidangan terungkap bahwa memang fakta-fakta terdakwa tidak mengetahui permasalahan barang bukti berupa 1 kg sabu dan 445 butir ekstasi yang ditangkap di Sarolangun. Pada putusan di Sarolangun pun tidak membahas tentang terdakwa dan tidak ada keterlibatan mereka dalam permasalahan barang tersebut,” jelasnya.

Seperti diketahui, ketiga terdakwa sebelumnya telah dituntut hukuman penjara oleh jaksa selama 17 tahun, yang dipegang oleh Jaksa Yuda. Tak hanya itu, ketiganya juga dikenakan denda sebesar Rp 1 miliar, karena dinyatakan terbukti membawa narkotika jenis sabu.

Ketiga terdakwa merupakan warga Musi Rawas, Palembang. Ia ditangkap aparat kepolisian di Desa Bukit Baling Sekernan, Muaro Jambi pada Juni 2018 lalu. Saat penangkapan polisi menemukan sejumlah barang bukti.

Berdasarkan Surat Keterangan Pengujian Balai POM Jambi, barang bukti tersebut mengandung MDMA bukan tanaman, termasuk narkotika golongan 1. Oleh jaksa, terdakwa dikenakan pidana dalam Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) Undang-undang No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Baca: Dua TKA Tiongkok Ditemukan di Sarolangun, Kesbangpol Akan Lapor ke Imigrasi Jambi

Baca: Peserta BPJS Ngeluh, Tiga Rumah Sakit di Kota Jambi Ini Belum Kerjasama dengan BPJS Kesehatan

Baca: KPU Pertimbangkan Permintaan BPN Prabowo-Sandi Soal Kehadiran Menteri Saat Debat Ketiga

Baca: Pasar Angso Duo Masih Beroperasi 24 Jam, Maulana Tolak Keluarkan Izin Kelola

Penulis: Jaka Hendra Baittri
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved