Bupati Safrial Akan Beri Sanksi Pejabatnya yang Tidak Menyerahkan LHKPN

Safrial mengingatkan semua pejabat di Tanjab Barat segera menyerahkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara.

Bupati Safrial Akan Beri Sanksi Pejabatnya yang Tidak Menyerahkan LHKPN
Tribunjambi/Darwin
Bupati Tanjab Barat, Safrial. 

Laporan Wartawan Tribunjambi.com, Darwin Sijabat

TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL - Bupati Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar), H Safrial mengingatkan semua pejabat di Tanjab Barat segera menyerahkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).

Selain itu, dirinya juga menegaskan akan menunda tunjangan bagi pejabat pemkab jika hingga 31 Maret 2019 tak kunjung memberikan Laporan Hasil Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Kita akan memberikan sanksi kepada pejabat-pejabat yang ada di Tanjabbar, kalau sampai 31 Maret tidak juga melaporkan LHKPN padahal dia wajib melaporkan. Kita akan tunda pembayaran TPP-nya," katanya belum lama ini.

Baca: Dua TKA Tiongkok Ditemukan di Sarolangun, Kesbangpol Akan Lapor ke Imigrasi Jambi

Baca: Peserta BPJS Ngeluh, Tiga Rumah Sakit di Kota Jambi Ini Belum Kerjasama dengan BPJS Kesehatan

Baca: KPU Pertimbangkan Permintaan BPN Prabowo-Sandi Soal Kehadiran Menteri Saat Debat Ketiga

Baca: Pasar Angso Duo Masih Beroperasi 24 Jam, Maulana Tolak Keluarkan Izin Kelola

Dia menegaskan, bahwa sanksi itu akan langsung dilakukan jika pejabat tak mentaati aturan sesuai dengan peraturan bupati (perbub) yang ada.

"Nantinya bila masih ada yang tidak mau melaporkan LHKPNnya akan kita tindak sesuai perbub tentang TPP dan sanksi," pungkasnya.

Terpisah, Kepala Badan Keuangan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Tanjabbar, Rajiun Sitohang mengatakan LHKPN tahun 2018 Tanjabbar akan diserahkan ke BPK pada tanggal 27 Maret 2019 nanti.

"Kan batas akhirnya tanggal 31, jadi kita serahkan pada tanggal 27 maret ya tidak masalah,” ungkap Rajiun.

Disebutkan dia, pihaknya sedang mendiskusikan dengan BPK terkait bagaimana cara membuat format yang bagus dalam penyampaian LHKPN .

"Kita minta tolong dengan BPK ini tujuannya sambil meminta masukan yang konstruktif untuk laporan nya agar lebih baik," sebutnya.

Penulis: Darwin
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved