Rabu, 3 Juni 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Polemik Stockpile Batu Bara Jambi

Debu Jalan Tambang Ancam Warga Aur Kenali dan Mendalo Darat, Jambi

Ibu tunggal itu tidak pernah membayangkan rumah petak yang dibeli orang tuanya akan berhadapan langsung aktivitas jalan khusus tambang dan stockpile

Tayang:
Penulis: Rifani Halim | Editor: asto s
Tribun Jambi
BATAS TIPIS - Lenawati berdiri di belakang dapur rumahnya yang berhadapan dengan jalan tambang batu bara PT Sinar Anugerah Suskes (PT SAS) pada 10 Agustus 2025. Jarak dua titik tersebut hanya beberapa meter. 

Selain debu, kebisingan alat berat nantinya akan menjadi masalah besar.

BERSEBERANGAN - Foto udara lokasi gerbang TUKS milik PT Sinar Anugerah Suskes
BERSEBERANGAN - Foto udara lokasi gerbang TUKS milik PT Sinar Anugerah Suskes yang berseberangan dengan Perumahan Aur Duri, dan bersampingan dengan kantor Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera VI di Jalan Lintas Timur Sumatera, Penyengat Rendah, Kota Jambi.

Sejak Juli lalu, Lena sulit beristirahat setelah memasak dan mencuci di siang hari. 

Getaran dari truk dan alat berat sering ia rasakan, meski jaraknya sekitar 10 meter. 

Ia khawatir dinding rumah retak.

Meski menghadapi berbagai risiko, Lena menolak menjual rumahnya jika suatu hari ditawar perusahaan. 

"Ini rumah orang tua. Kami duluan di sini. Sudah nyaman. Kami duluan di sini tinggal, tiba-tiba dia (PT SAS) masuk. Jadi, secara tidak langsung ngusir kami. Memang dia punya duit, tapi kenapa di tengah-tengah permukiman?” ucapnya.

Tiga tahun terakhir, warga sekitar menolak keras pembangunan stockpile batu bara

Sejak tahun 2023, polemik penolakan sering disuarakan warga.

Warga Aur Kenali, Penyengat Rendah, Mendalo Darat, dan Mendalo Laut, sudah tiga kali berdemonstrasi di tepi jalan lintas timur, Sumatra (Jambi-Riau), tempat PT SAS berada.

Aksi-aksi itu tidak membuahkan hasil, hingga warga dan mahasiswa kembali berdemonstrasi di DPRD Provinsi Jambi saat hari ulang tahun Provinsi Jambi pada 6 Januari 2024.

Warga dan mahasiswa saat itu menuntut bertemu dengan Gubernur Jambi, Al Haris, dan Ketua DPRD Provinsi Jambi masa itu, Edi Purwanto. 

Namun, tidak ada yang menemui warga dan mahasiswa.

Ratusan Orang Kena ISPA

Data dari Puskesmas Aur Duri, Dinas Kesehatan Kota Jambi, yang berjarak 600 meter dari gerbang Terminal untuk Kebutuhan Sendiri atau TUKS dan jalan tambang PT SAS, merinci bahwa penyakit infeksi saluran pernapasan atas atau ISPA yang diidap warga Kelurahan Aur Kenali, Penyengat Rendah, dan Buluran Kenali mencapai 370 orang. 

Rinciannya, perempuan mencapai 203 orang dan laki-laki 167 orang pada Juli 2025.

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 3/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved