Polemik Stockpile Batu Bara Jambi
Debu Jalan Tambang Ancam Warga Aur Kenali dan Mendalo Darat, Jambi
Ibu tunggal itu tidak pernah membayangkan rumah petak yang dibeli orang tuanya akan berhadapan langsung aktivitas jalan khusus tambang dan stockpile
Penulis: Rifani Halim | Editor: asto s
Lena menyebut, pihak perusahaan sempat menyarankan kepadanya agar mengambil hasil panen sebelum ditebang, tapi baginya itu sudah terlambat.
Lena sempat bertanya kepada pekerja, dan mereka mengatakan lahan itu akan digunakan untuk membangun jalan pada tahun 2016.
"Sesudah itu tidak ada lagi aktivitas, ya kami tenanglah lagi," ujarnya.
Aktivitas kembali muncul pada Juli hingga awal Agustus 2025.
Alat berat kembali memangkas semak belukar yang sudah lama ditinggalkan hingga ke dekat rawa yang berjarak puluhan meter dari rumah Lena.
Kekhawatiran Lena mulai muncul, sebab tidak ada lagi tanah kosong yang akan diratakan alat berat.
Hanya tersisa rawa bila jalan khusus batu bara itu akan dibangun.
"Nah, kalau sampai ke bawah, ada rawa. Sedangkan kiri kanan rawa itu rumah. Kalau rawa itu ditimbun, bisa banjirlah kami. Musim hujan biasa saja bisa naik air," katanya.
Lena mengakui ada sejumlah rumah tetangga yang telah dibeli orang dari pihak perusahaan.
Setidaknya ada tujuh rumah yang telah dibebaskan.
Jika tanah rumah tersebut akan dijadikan jalan khusus batu bara, maka jalan khusus tersebut akan semakin dekat dengan rumah warga lain, selain rumah Lena.
Warga menyebut perusahaan yang menggarap lahan itu adalah PT SAS.
Namun, hingga kini, tak ada perwakilan yang pernah datang untuk berdialog atau sekadar bersilaturahmi.
"Ndak pernah ada. Dari tanah di belakang ini dibeli orang, kami pun ndak tahu macam mana bentuk orangnya. Ndak pernah ketemu," ujar Lena.
Warga resah dengan dampak keamanan dari aktivitas truk tambang.
| Video Dokumenter Debu Batu Bara Ditayangkan Saat Dialog, Ini Tanggapan PT SAS |
|
|---|
| Gubernur Jambi Perintahkan Tutup Sementara, Warga Tuntut PT SAS Tutup Permanen |
|
|---|
| KAHMI Muaro Jambi Desak Pemerintah Tutup Permanen Stockpile dan Jalur Batubara di Aur Kenali |
|
|---|
| PT SAS Hormati Keputusan Gubernur Jambi, Bantah Ada Mesin Crushing di Aur Kenali |
|
|---|
| Isi Paparan PT SAS Saat Dialog di Rumah Dinas Wali Kota Jambi, Tidak Ada Mesin Crushing di TUKS |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/BATAS-SETIPIS-KAPAS-Lenawati-berdiri-di-belakang-dapur-rumah.jpg)