Human Insterest Story
Tegar Lolos Seleksi 4 Universitas Besar Dunia dan Negeri, dari Al Azhar hingga Lancaster University
Remaja Jambi itu lolos Deakin University, Lancaster Universit,Universitas Al Azhar Kairo, Mesir, Universitas Negeri Semarang, dan Universitas Logistik
Penulis: Srituti Apriliani Putri | Editor: asto s
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Tegar lolos seleksi empat kampus besar dunia dan Indonesia.
Wajah Suhatman Pisang (60) dan sang istri, Yulia Aryati, tak bisa menyembunyikan rasa gembira dan haru.
Doa panjang serta perjalanan panjang kesabaran mereka akhirnya berbuah manis.
Putra pasangan Suhatman-Yulia, Muhammad Tegar Ananta, diterima di empat perguruan tinggi sekaligus, di dalam dan luar negeri.
Satu nama kampus yang paling menyentuh hati keluarga itu adalah Universitas Al Azhar Kairo, Mesir.
Kampus legendaris impian jutaan pelajar muslim dunia itu kini terbuka bagi Tegar, remaja yang sejak belia menanamkan tekad menimba ilmu agama hingga ke mancanegara.
Tak hanya Al Azhar, remaja kelahiran Palembang, 14 September 2008 itu juga dinyatakan lolos pada program double degree Deakin University dan Lancaster University, serta diterima di Universitas Negeri Semarang dan Universitas Logistik dan Bisnis Internasional.
Bagi Suhatman, pencapaian itu bukanlah hasil instan. Itu lahir dari pilihan-pilihan besar yang diambil anaknya sejak usia sangat muda.
"Keinginan itu datang dari dirinya sendiri. Sejak awal memang dia ingin masuk pesantren dan bercita-cita kuliah di luar negeri. Kami sebagai orang tua hanya mendukung dan memfasilitasi,” ujar Suhatman, Senin (1/6/2026).
Sebelumnya, Tegar menamatkan pendidikan dasar di SD Islam Al Azhar Jambi pada 2020, melanjutkan ke Madrasah Tsanawiyah Pondok Pesantren Darul Uluum Lido hingga lulus 2023.
Dia lalu menyelesaikan pendidikan Madrasah Aliyah di Pondok Pesantren Raudhatul Ulum Sakatiga pada 2026.
Selama menempuh pendidikan, Tegar aktif dalam berbagai kegiatan. Di tingkat SD ia terlibat dalam Pramuka dan Bahasa Inggris.
Di jenjang MTs, ia aktif berorganisasi dan mengikuti program hafalan Alquran.
Sementara di tingkat MA, ia menekuni bidang olahraga dan organisasi santri.
Dari SD ke Pesantren
Pria berambut putih itu masih ingat betul momen ketika Tegar, yang kala itu baru berusia sekitar 14 tahun, menyampaikan keinginannya melanjutkan pendidikan ke Pondok Pesantren Darul Uluum Lido, Bogor, Jawa Barat, usai lulus dari SD Islam Al Azhar Jambi.
| Mamak Tanya, Kapan Balik, Bang? Mahasiswa di Rusia Asal Jambi Raih Ki Hajar Dewantara Awards 2026 |
|
|---|
| Perjuangan Wiwin Hapus Stigma Eks Lokalisasi Payo Sigadung: Saya Cinta Kampung Ini |
|
|---|
| Film Mantagi Telusuri Batanghari dari Hulu ke Hilir, Sutradara Angkat Relasi Manusia dan Air |
|
|---|
| Pemuda Jambi Habiskan Rp9 Juta, Jalan Kaki, Naik Bus, Kereta dan kapal ke Raja Ampat |
|
|---|
| Lansia di Kerinci Hidup Sebatang Kara dan Namanya Dihapus dari Penerima Bansos |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/Muhammad-Tegar-Ananta-remaja-jambi.jpg)