Berita Internasional
10 Warga Gaza Tewas Ditembak saat Antre Bantuan, UNWRA: Titik Distribusi sebagai Perangkap Maut
Sebanyak 10 warga Palestina di Gaza dilaporkan tewas ditembak saat menunggu bantuan kemanusiaan di dekat persimpangan Netzarim.
Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
Di kamp pengungsi Shu’fat, Yerusalem Timur, perempuan lansia bernama Zahia Judah al-Obaidi (66) tewas tertembak di kepala dalam sebuah penggerebekan militer Israel.
Baca juga: BOCOR Data Intelijen AS Dibantah Utusan Donald Trump, Klaim Serangan Hancurkan Pengayaan Uranium
Baca juga: SEKDA Seluruh Indonesia Siap-siap! Presiden Prabowo Segera Gelar Retret, Mendagri Tito: di Magelang
Laporan dari kantor berita Palestina, Wafa, menyebut korban ditembak saat pasukan Israel menyerbu permukiman warga.
Media Israel, Ynet News, menyatakan pihak kepolisian telah membuka penyelidikan atas insiden tersebut.
Masih di Tepi Barat, militer Israel menghancurkan sebuah rumah milik warga Palestina di kota Hizma, dekat Yerusalem, tanpa memberikan peringatan sebelumnya.
Rekaman yang dibagikan otoritas setempat memperlihatkan buldoser Israel merobohkan dinding rumah tersebut.
Pasukan Israel juga dilaporkan menangkap sedikitnya 17 warga Palestina dalam gelombang penggerebekan di berbagai wilayah Tepi Barat pada Selasa pagi.
Rinciannya meliputi 12 orang dari Hebron dan kota Surif, dua saudara dari kamp pengungsi Balata, dekat Nablus, dua warga dari sekitar Bethlehem, dan satu pemuda dari Beitunia, dekat Ramallah.
Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News
Baca juga: GAZA Berdarah Lagi, Israel Bantai 31 Anak-anak dan Wanita Dalam Sehari Usai Berhenti Perang di Iran
Baca juga: Ketegangan Israel–Iran Merembet ke Amerika, Komunitas Iran Jadi Sasaran Penangkapan
Baca juga: KKB Tuduh Operasi Militer di Puncak Sebabkan Rumah Warga Terbakar, Ratusan Mengungsi
Baca juga: Diduga Kelelahan, Tukang Ojek Meninggal di Kantor Dukcapil Kota Jambi
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.