Berita Politik
2 Penyebab Jokowi Tak Maju Jadi Ketum PSI, Pengamat Singgung Cek Ombak dan Loyalitas
Joko Widodo atau Jokowi terus menjadi sorotan. Termasuk tidak jadinya maju menjadi calon Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia atau PSI.
Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
"Atas dasar itulah, Jokowi kiranya mendorong anaknya kembali maju menjadi Ketum PSI pada Pemilihan Raya mendatang," beber dia.
Baca juga: CEMAS Dokter Tifa Lihat Kondisi Jokowi: Pak, Anda Sakit Serius! Pasti Gatal Sekali Sekujur Tubuh
Baca juga: BUAT MALU! 2 Warga Jambi Ditangkap di Sikka NTT: Jual Emas Palsu ke Desa, Untung Belasan Juta
Oleh karena itu, menurut Jamiluddin, tidak jadinya Jokowi maju sebagai Ketum PSI lantaran untuk memberi kesempatan kepada Kaesang untuk terus berkarier di politik.
Hal itu penting dilakukan agar kata dia, Kaesang kelak dapat berkembang seperti kakaknya Gibran Rakabuming Raka dan saudara iparnya Bobby Nasution.
"Hal itu perlu dilakukan Jokowi karena tinggal Kaesang yang belum memiliki jabatan publik. Dengan tetap menjadi Ketum PSI tentu jabatan publik akan lebih mudah diperoleh Kaesang di masa mendatang," tandas dia.
Diberitakan, Kaesang Pangarep resmi mendaftar sebagai Calon Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), di Kantor DPP PSI, Jakarta, pada Sabtu, (21/6/2025).
Kaesang mengatakan sebelum mendaftar ia sudah terlebih dahulu berkomunikasi dengan ayahnya, yakni Joko Widodo (Jokowi).
"Saya sudah berkomunikasi dengan beliau, saya sudah satu Minggu ini di Solo dan baru saja tadi mendarat pukul tiga tadi," kata Kaesang.
Dalam komunikasi tersebut Kaesang memastikan bahwa Jokowi tidak akan maju dalam pencalonan Ketua Umum PSI.
Kaesang mengatakan tidak mungkin seorang ayah dan anak bertarung dalam satu partai untuk memperebutkan kursi Ketua Umum.
"Mengenai beliau akan menjadi Ketua umum atau tidak, itu sudah kami obrolkan di seminggu terakhir ini. Kan ndak mungkin juga anak sama bapak saingan," katanya.
Kaesang mengatakan telah meyakinkan Jokowi agar memberikan kesempatan kepada generasi muda untuk memimpin Partai politik.
"Berilah kesempatan kepada anak muda anak muda itu bukan pemimpin masa depan, anak muda itu pemimpin masa kini," pungkasnya.
Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News
Baca juga: Daftar 4 Orang yang Sudah Mengambil Formulir Calon Ketua KONI Provinsi Jambi, Hari Ini Terakhir
Baca juga: Daftar Tanggal Merah Kalender 2025, Berisi Hari Libur Nasional Cuti Bersama Juni hingga Desember
Baca juga: Update Iran Serang AS, Hujan Rudal di Pangkalan Militer Amerika di Qatar
Baca juga: Hadapi Musim Kemarau, Gubernur Jambi Minta Dukungan BNPB Antisipasi Karhutla dan Bencana
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.