WAWANCARA EKSKLUSIF
Ketika Punya Jabatan, Manfaatkan untuk Hal Baik, Podcast Ketua DPRD Bungo, Muhammad Adani
MUHAMMAD Adani merupakan peraih suara terbanyak dalam Pileg 2024 di Kabupaten Tebo. Di daerah pemilihannya, dia meraih 6.182 suara.
Pada waktu itu juga ada keputusan MK masih di ambang batas, antara personal terbuka atau tertutup, pada saat itu juga saya menentukan strategi yang terbaik.
Kita mencari opsi nomor urut, terbuka atau tertutup nomor urut aman. Dan ini yang menjadi saya memilih partai politik.
Dan hari itu, saya masuk Partai NasDem dan ada juga kursi yang incumbent, sehingga mencari posisi aman.
Singkat cerita, saya ketemu Partai Hanura, dan menjadi Ketua DPD nya, kita coba gerakkan massa.
Kata orang, Bungo ini batang terendam. Ibarat kita mengangat batang yang terendam di air, sulit,
Bang. Dan saya ditempa di situ. Tidak menutup kemungkinan Hanura pembelajaran yang luar biasa bagi kita.
Di situ kita belajar berorganisi bagaimana cara terjun di dunia politik. Dan di situ terjadi dinamika yang tidak diinginkan, yang tidak memungkinkan saya bertahan di Partai Hanura, akhirnya saya balik ke NasDem lagi dengan personal terbuka, dan tidak permasalah lagi nomor urut.
Dan alhmdulillah, tanggal 14 Februari, masyarakat Bungo dan keluarga besar mempercaya saya untuk jadi di DPRD.
Berkat doa orang tua, dan alhmdulillah juga Partai NasDem juga memberikan saya kepercayaan jadi ketua DPRD di usia muda. Dan saya juga dipercaya jadi Ketua Garda termuda NasDem di Provinsi Jambi.
Apa yang menginspirasi terjun ke dunia politik? Apakah ayah juga politisi?
Tentunya ia, sudah tentu sosok figur ayah yang bisa membuat saya jadi dewan dan Ketua DPRD Bungo.
Karena cita-cita, ayah meminta saya untuk terjun ke dunia politik dan menolong orang banyak.
Karena begini. Ketika kamu punya jabatan, manfaatkan itu untuk hal baik.
Ayah berpesan concern ke pendidikan nak. Karena ayah saya sebelum jadi DPRD berprofesi sebagai guru di sekolah dasar yang lumayan jauh dari kota kabupaten.
Jalannya cukup jauh. Saya ikut beliau umur 5 tahun, berjalan melewati sungai, terus berjalan hingga sampai ke sekolah.
Tanpa doa orang tua dan istri, saya tak bisa jadi dewan apalagi ketua DPRD di Kabupaten Bungo ini.
| Analisis Jebakan Utang di Proyek Kereta Whoosh, Siapa yang Harus Bayar Utang ke Cina |
|
|---|
| Pengakuan Bonatua Silalahi Diancam Saat Cari Salinan Ijazah Jokowi |
|
|---|
| Wawancara Eksklusif: 'Jangan Diamputasi, Ma, Abang Mau jadi Pemain Sepak Bola' |
|
|---|
| Saksi Kata, Anggota HMI Dikeroyok di UIN STS Jambi hingga Kepala Bocor |
|
|---|
| Saksi Kata, Sesepuh Kenali Asam Atas Kota Jambi Siap Mati, Heran Zona Merah Pertamina |
|
|---|