Siapakah DS Tersangka Pembunuh Resti Widia, Mayat Dalam Lemari, Teman Kencan Ditangkap
Setelah seminggu pengejaran, tersangka pembunuh Resti Widia ditangkap. Sebelumnya, kasus pembunuhan di Jambi membuat geger media sosial.
Penulis: Rifani Halim | Editor: Duanto AS
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI- Kasus mayat dalam lemari di Jambi menemukan titik terang.
Setelah seminggu pengejaran, tersangka pembunuh perempuan rumah indekos Jalan Kasuari, RT 07, Kelurahan Pakuan Baru, Kecamatan Jambi Selatan, Kota Jambi, akhirnya ditangkap Satuan Reskrim Polresta Jambi, Kamis (3/10).
Sebelumnya, kasus pembunuhan di Jambi membuat geger media sosial.
Resti Widia (30), warga Kampung Nengger, Desa Batu Kuwung, Kecamatan Padang Rincang, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di dalam kamar indekos pada 25 September 2024.
Tubuhnya tergeletak tak bernyawa di dalam lemari empat tingkat, tepatnya dalam posisi di atas tumpukan baju bagian bawah.
Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Kasat Reskrim) Polresta Jambi, Kompol Mahara Tua Siregar, mengatakan tersangka pembunuhan itu berinisial DS (24).
"Ya, benar pelaku sudah ditangkap," ujarnya, Kamis (3/10).
Tersangka ditangkap di wilayah Musi Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan.
Setelah penangkapan, Penyidik Polresta Jambi akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mendalami kasus ini.
"Kami sudah menetapkan DS, 24 tahun, sebagai tersangka dan akan merilis kasus ini kepada publik sore ini," ujar Mahara.
Saat penangkapan, pelaku sempat melawan dan mencoba melarikan diri dari polisi. Namun tim gabungan Satreskrim Polresta Jambi dengan cepat meringkus DS.
Mahara menegaskan pihaknya akan mendalami lebih jauh terkait keterlibatan pihak lain dalam pembunuhan tersebut.
Sebelum penangkapan, tim penyidik terlebih dahulu mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi.
Hasilnya keterangan itu mengarah kepada tersangka.
Setelah ciri-ciri orang tersebut diketahui, polisi melakukan pengejaran hingga akhirnya bisa menangkap pelaku di Sumatera Selatan.
Marhara Tua menjelaskan DS merupakan teman kencan korban.
"Tersangka adalah teman kencan korban," ujarnya.
Sementara itu, Kapolresta Jambi, Kombes Pol Eko Wahyudi, mengonfirmasi tersangka membawa kabur telepon seluler (handphone) dan sejumlah perhiasan milik Resti.
Meski tersangka telah ditangkap, namun, motif pembunuhan masih dalam penyelidikan.
"Setelah tersangka tiba di Jambi, kami akan mendalami motif dan bagaimana dia melakukan aksinya," jelasnya.
Ayah dan Adik Datang ke Jambi
Setelah mendengar kabar duka terkait anaknya, Ismed Kaisar (58), ayah Resti Widia, datang ke Jambi beberapa hari lalu.
Ismed mengungkapkan sempat berfirasat tidak enak terkait anaknya.
Warga Kampung Nengger, Kecamatan Padang Rincang, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, itu datang ke Jambi karena mendapatkan kabar duka.
"Sebelum anak saya meninggal dunia, sempat ada firasat, namun saya tidak hiraukan," kata Ismed di Mapolsek Jambi Selatan,

Kata Ismed, firasat itu seminggu sebelum kejadian, seperti ada burung masuk ke kamar di rumahnya di Banten. Setelah itu, burung tersebut pergi lagi.
"Tidak lama kemudian, saya langsung mendapatkan kabar anak saya meninggal dunia," tuturnya.
"Salah satu firasat tersebut seperti burung datang masuk kekamar rumah di kampung halaman Banten dan setelah itu pergi lagi," katanya.
Firasat lain yang didapat ayah Resti, merasa ada komunikasi aneh dari korban.
Seperti komunikasi via WhatsApp dengan adik kandung Resti.
"Tidak hanya itu. Sebelumnya juga, almarhum anak saya ada komunikasi kepada keluarga di Banten, seperti ia ada kena ancam," tuturnya.
Begitu juga dengan adik Widia, Daia Salsabila (20). Dia datang ke Kota Jambi menemani ayah kandungnya.
Suatu hari, sebelum Resti meninggal, Daia sempat berkomunikasi singkat lewat WhatsApp. Peristiwa itu tepatnya Selasa (24/9) sore hingga malam, sekitar pukul 19.30 WIB.
"Selasa sore saya tanya kabar Teteh, tepat sekitar 17.00 WIB, namun tidak dijawab. Dan sekitar jam 19.30 WIB, Teteh baru menjawab dengan singkat, yaitu saya lagi pusing dan setelah tidak ada jawaban lagi," katanya. (fan)
Baca juga: 1 dari 3 Terduga Pelaku Pembunuhan Matnur, Sopir Travel Tungkal-Jambi Ditangkap di Bus
Baca juga: 12 Suami Istri Ikut Layanan Tarif Jutaan, Digerebek Polisi Saat Beradegan di Ruang Tamu
Stafsus Presiden Cek PKG, Kolaborasi Pemkot Jambi dan Pusat Perkuat Layanan Kesehatan Masyarakat |
![]() |
---|
Misteri Pembunuhan Kopi Sianida Botolan di Jambi Terungkap, Anggi Lihat Korban Kejang Adegan ke-25 |
![]() |
---|
Aktivitas Anggi si Kopi Sianida Botolan Jambi di Sel, Racuni RH Pakai hingga Kejang-kejang lalu Mati |
![]() |
---|
Update Pembunuhan Pakai Kopi Sianida Botolan di Jambi, Akhirnya Keluarga Jenguk Anggi di Sel |
![]() |
---|
Anggi Campur Racun Kalium CN ke Minuman Rb, Pembunuhan Sesama Jenis Dalam Rumah Kos di Jambi |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.