Gempa Hari Ini

Update Gempa di Donggala Sulawesi Tengah: 3000 Warga Mengungsi, Dirikan Tenda Mandiri

Akibat gempa bumi yang terjadi di Donggala, Sulawesi Tengah membuat setidaknya 3000 warga mengungsi.

Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
BNPB/ist/Kolase Tribun Jambi
Akibat gempa bumi yang terjadi di Donggala, Sulawesi Tengah membuat setidaknya 3000 warga mengungsi. 

TRIBUNJAMBI.COM - Akibat gempa bumi yang terjadi di Donggala, Sulawesi Tengah membuat setidaknya 3000 warga mengungsi.

Gempa yang terjadi pada Sabtu (9/9/2023) malam itu bermagnitudo 6,1.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Donggala, Moh Fickri Vetran saat ini warga telah mengungsi.

Dia menyebutkan bahwa para warga mengungsi di depan rumah masing-masing karena masih trauma dan khawatir akan gempa bumi susulan.

Hingga saat ini pihaknya masih melakukan pendataan terhadap warga yang terdampak pada gempa bumi tersebut.

"Warga mengungsi mandiri di pinggir jalan di depan rumah masing-masing. Saat ini tim kami masih melakukan pendataan dampak gempa,” ungkap Fickri dilansir dari KompasTV, Minggu (10/9/2023).

Dia mengungkapkan bahwa sebagian warga yang tinggal di dekat pesisir pantai.

Disana mereak mendirikan tenda secara mandiri sebagai langkah antisipasi apabila terjadi gempa bumi susulan yang berpotensi tsunami.

Baca juga: Penjelasan BMKG Soal Gempa Bumi yang Guncang Donggal Sulteng: Ada Aktivitas Sesar Palu Koro

Baca juga: Gempa Bumi Guncang Donggal Sulteng Bermagnitudo 6,3, Tak Berpotensi Tsunami, Terasa Hingga Tolitoli

Baca juga: Gempa Hari Ini Minggu 10 September 2023 di Nias Selatan M 3,4

Fickri menambahkan, pihak BPBD Kabupaten Donggala akan mendirikan tenda pengungsi jika diperlukan dan apabila masih ada warga yang mengungsi.

Sebab, pagi ini beberapa warga sudah kembali ke rumah masing-masing.

“Hanya yang di pesisir pantai yang mengungsi ke dataran tinggi dan ada sebagian di titik kumpul. Tapi pagi ini berangsur kembali ke rumah masing-masing,” jelas Fickri.

Di sisi lain, tim BPBD Kabupaten Donggala yang dipimpin pelaksana tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Donggala, Mursid Sanduan, turun ke lapangan pagi ini, Minggu (10/9) guna monitoring lebih lanjut. 

Selain itu, kaji cepat lanjutan juga dilakukan untuk menghitung jumlah kerusakan bangunan, termasuk upaya pencarian dan pertolongan warga terdampak gempabumi.

Hasil pendataan cepat sementara dari lapangan menunjukkan, ada tiga rumah yang mengalami rusak ringan. Tim BPBD Donggala pun terus menyisir beberapa lokasi untuk asesmen lanjutan. 

“Baru ada tiga rumah rusak ringan, untuk korban jiwa belum ada dan mudah-mudahan tidak ada,” kata Fickri.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved