OTT KPK di Basarnas
Daftar 5 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi di Basarnas Oleh KPK, Ada Kepala dan Swasta
Berikut ini daftar lima tersangka kasus dugaan korupsi di lingkungan Basarnas yang diumumkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK, Rabu(26/7/23)
Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
KPK mempunyai waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum pejabat Basarnas maupun para pihak yang diamankan dalam OTT tersebut.
Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di lingkungan Badan SAR Nasional (Basarnas).
Baca juga: 2 Anggota Polri Jadi Tersangka di Kasus Polisi Tembak Polisi di Cikeas: Anggota Densus 88 Anti Teror
OTT KPK di Basarnas tersebut dilakukan pada Selasa, 25 Juli 2023 kemarin sekira pukul 16.00 WIB.
Pakai Pesawat Pribadi
Marsekal Madya TNI Henri Alfiandi pernah ke Jambi dengan membawa pesawat sendiri.
Henri Alfiandi memperkenalkan dunia penerbangan umum atau non niaga kepada Forkompinda Provinsi Jambi saat kunjungannya ke Jambi, Jumat (16/6/2023).
Henri Alfiandi mengatakan, saat ini penerbangan umum di Indonesia sudah mulai berkembang dan akan terus digalakkan.
"Penerbangan umum ini seperti mobil pribadi, cuma ini pesawat pribadi," katanya.
Menurutnya, selain untuk tranportasi pribadi, penerbangan umum ini bisa di kembangkan untuk mendukung pariwisata di Jambi.
Untuk tranportasi pribadi bisa mempercepat waktu tempuh apa lagi untuk daerah yang jauh dari pusat pemerintahan.
Hal ini memungkinkan dilakukan karena untuk pesawat berbadan kecil tidaklah membutuhkan landasan yang panjang.
"Untuk landasan bisa dari 100-500 meter sudah memadai untuk pesawat kecil," katanya.
Sementara itu, untuk pesawat berbadan kecil juga tidak perlu khawatir dengan bahan bakar, karena menggunakan Pertamax Turbo.
Bahan bakar ini banyak dijumpai di SPBU yang ada di Provinsi Jambi. Henri berharap dunia penerbangan umum ini bisa cepat berkembang.
"Semoga penerbangan umum di Jambi cepat berkembang," pungkasnya.
Dalam kunjungannya ke Jambi Henri Alfiandi menggunakan pesawat pribadi. Pesawat tersebut dipiloti langsung oleh Henri Alfiandi, dari Bogor menuju Jambi.
Dalam perjalanan tersebut Henri mengunakan pesawat berbadan kecil dengan nomor registrasi penerbangan PK-S211 PIC.
Henri Alfiandi mengatakan perjalanannya mengunakan pesawat sendiri ini, selain karena hobi juga untuk memperkenalkan penerbangan umum kepada masyarakat.
"Penerbangan umum ini tidaklah mahal dan cukup efisien waktu," ujarnya.
Menurut Henri Alfiandi, untuk pesawat berbadan kecil yang dia gunakan harganya kurang lebih dengan mobil Toyota Alphard.
Harga pesawat ini sekennya hampir sama dengan Alphard," katanya. Harganya sendiri mulai dari Rp1,5 miliar- Rp2 miliar untuk pesawat seken
Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News
Baca juga: Ditanya Soal Jambi Jadi Prioritas Kemenangan, Anies: Bukan Soal Menang, Kita Bawa Misi
Baca juga: Lelang Jabatan di Batanghari Sepi, Sudah 10 Hari Dibuka Belum Ada yang Daftar
Baca juga: Sinopsis King The Land Episode 13, Misteri Ibu Go Won Terungkap
Baca juga: Penampakan Pesawat Pribadi Kepala Basarnas yang Jadi Tersangka, "Sekennya Seharga Rp 2 Miliar"
Artikel ini diolah dari Tribunnews.com
Antara Sikap Jokowi, Marsdya Henri Alfiandi Ditahan hingga Teror Karangan Bunga 'Tetangga' di KPK |
![]() |
---|
Profil dan Harta Kekayaan Ketua KPK Firli Bahuri, Main Badminton Saat Polemik Kabasarnas Tersangka |
![]() |
---|
Novel Baswedan Sindir Ketua KPK Firli Bahuri Menghilang Saat Polemik Kepala Basarnas Jadi Tersangka |
![]() |
---|
Kepala Basarnas Jadi Tersangka KPK Jadi Polemik, Firli Bahuri Malah Main Badminton, Kini Disempot |
![]() |
---|
KPK Minta Maaf ke TNI dan Direktur Penyidikan Mundur Imbas Sudah Tetapkan Kepala Basarnas Tersangka |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.