Kasus Inses di Jawa Tengah

Ibu dari 4 Kerangka Bayi yang Ditemukan Melahirkan Sejak Umur 14 Tahun, Diduga Hasil Inses Ayah Anak

4 kerangka bayi yang ditemukan di Jawa Tengah dilahirkan seroang perempuan sejak berumur 14 tahun dan diduga hasil hubungan inses ayah dan anak

Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
(SRIPOKU.COM/ARDANI ZUHRI)
Ilustrasi Ayah dan Anak - Empat kerangka bayi yang ditemukan di Jawa Tengah dilahirkan seroang perempuan sejak berumur 14 tahun dan diduga hasil hubungan inses ayah dan anak. 

TRIBUNJAMBI.COM - Empat kerangka bayi yang ditemukan di Jawa Tengah dilahirkan seroang perempuan sejak berumur 14 tahun dan diduga hasil hubungan inses ayah dan anak.

Hal itu kata Kasat Reskrim Polresta Banyumas Kompol Agus Supriadi berdasarkan pemeriksaan perempuan berinisial E (25) itu.

Dia menyebutkan bahwa perempuan tersebut mengaku kali pertama melahirkan pada 2012.

"Jadi waktu umur 14 tahun sudah hamil. Sejak tahun 2012 itu sudah melahirkan," ungkap Agus kepada wartawan di lokasi penemuan kerangka bayi, Jumat (23/6/2023) lalu.

Menurut Agus, bayi yang dilahirkan ada yang dirawat orang lain dan ada yang dikubur di kebun tersebut.

"Begitu melahirkan ada memang koordinasi dengan pihak keluarga untuk dirawat. Kemudian ada juga yang ditanam di sini," kata Agus.

Agus menyebutkan, masih ada kemungkinan korban bertambah.

Baca juga: Heboh, 4 Kerangka Bayi Ditemukan di Jawa Tengah, Diduga Hasil Inses Ayah dan Anak

Baca juga: Ini Laporan Ridwan Kamil ke Mahfud MD Soal Hasil Investigasi Terkait Polemik Ponpes Al Zaytun

Namun, dari hasil penggalian pada Kamis (22/6/2023) masih nihil.

"Kemungkinan masih bisa bertambah, bukan hanya empat. Jadi akan kami mencoba menggali lagi," ujar Agus

Saat ini polisi masih mencari ayah E yang belum diketahui keberadaannya setelah ramai berita penemuan kerangka bayi.

"Apakah ini saudari E bertindak sendiri atau ada desakan dari orang lain, dan sampai sejauh ini belum ada penetapan tersangka. Namun ada pengakuan dari saudari E yang akan kami cocokan secara ilmiah," terang dia.

Heboh Penemuan 4 Kerangka Bayi

Penemunan kerangka bayi di Jawa Tengah yang menggemparkan warga sekitar berkaitan dengan kasus inses anak dan ayah.

Sebelumnya ditemukan empat kerangka bayi di wilayah tersebut.

Informasi tersebut berdasarkan keterangan dari warga sekitar.

Warga menyebutkan bahwa ibu dari empat kerangka itu ternyata sudah melahirkan sejak usia 14 tahun.

Tulang belulang bayi tersebut ditemukan dalam kondisi terbungkus kain dan terpendam di kedalaman 50 cm di kebun milik PT (42).

Saat itu saksi mata, Slamet (50) diminta pemilik tanah untuk menggali tanah.

Tujuannya untuk menguruk bekas kolam ikan yang ada di dekatnya.

Baca juga: Bayi Ditinggal di Teras Rumah, Kanit PPA Polres Batanghari: Bukan Kali Pertama

Lalu Slamet diminta oleh P untuk menghentikan pekerjaan.

Pemilik tanah kemudian melapor ke polisi.

Polisi kemudian menyisir lokasi tersebut dan kembali menemukan tiga kerangka bayi.

Kerangka kedua ditemukan pada Selasa (20/6/2023).

Sementara kerangka ketiga dan keempat ditemukan pada Rabu (21/6/2023).

Pemilik tanah mengatakan tulang belulang yang pertama ditemukan relatif utuh terbungkus kain.

Tulang belulang itu terbungkus kain dan terkubur dengan kedalaman sekitar 50 cm.

"Saya niatnya waktu pertama ditemukan bisa dikebumikan secara layak," ujar Tomo.

"Tulang kecil-kecil banget, sudah lepas. Tapi bagian tengkorak masih relatif utuh, pecah jadi empat bagian, kemudian masih terlihat rusuknya."

"Kalau yang lainnya kelihatannya sudah lama dikubur," ungkap Tomo.

Ia bercerita kebun tersebut ia beli dari seseorang pada Maret 2023.

Sebelumnya di kebun tersebut ada beberapa kolam ikan.

Baca juga: Login Chat GPT Open AI- 6 Cara Menggunakan Chat GPT-4 Secara Gratis dan Keunggulannya

"Rencana mau saya ratain dulu, belum ada biaya, kepenginnya dibenteng sekalian (yang berbatasan dengan sungai) pelan-pelan."

"Rencana mau buat kandang ayam atau kebun buah-buahan, buat hiburan aja," kata Tomo.

Namun setelah penemuan empat kerangka bayi tersebut, penataan kebun terpaksa dihentikan karena lokasi tersebut masih dipasangi garis polisi.

Diduga Hasil Hubungan Ayah dan Anak

Terkait kasus tersebut, polisi mengamankan seorang perempuan muda, E (25), warga Jawa Tengah.

Dia ditangkap di rumah saudaranya di kecamatan lain di wilayah Banyumas pada Jumat (23/6/2023) dini hari.

E mengakui ia adalah ibu dari empat bayi yang ditemukan terkubur tinggal tulang di kebun.

"Informasi dia disuruh oleh seseorang, sedang kami dalami ini siapa, apakah pacar atau orang lain," kata Kasat Reskrim Polresta Banyumas Kompol Agus Supriadi, di lokasi penemuan kerangka bayi, pada Jumat (23/6/2023).

Polisi juga belum dapat memastikan, apakah bayi tersebut merupakan korban aborsi atau dikubur setelah dilahirkan.

"Belum tahu, sedang kami dalami apakah ada aborsi atau pembunuhan. Yang jelas dia mengakui itu punya dia," ujar Agus.

Agus mengatakan, keterangan E masih berubah-ubah.

"Pada saat diperiksa keterangannya masih berubah-ubah. Yang bersangkutan dalam posisi syok, karena viral dan diketahui banyak warga sekitar," ungkap Agus.

E diketahui pernah menghuni gubuk di atas lahan penemuan kerangka bayi bersama sang ayah.

Diduga, tulang manusia yang ditemukan tersebut merupakan anak hasil hubungan gelap E dengan sang ayah.

Namun demikian, polisi harus menjalani pemeriksaan DNA untuk memastikan hubungan E dengan bayi yang sudah menjadi kerangka-kerangka tersebut.

Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: Sinopsis Takdir Cinta Yang Kupilih 25 Juni 2023, Salah Paham Hakim dan Tammy

Baca juga: KPU Batanghari akan Koordinasi dengan Dinas PMD Terkait Bacaleg Berstatus ASN dan Perangkat Desa

Baca juga: Heboh, 4 Kerangka Bayi Ditemukan di Jawa Tengah, Diduga Hasil Inses Ayah dan Anak

Baca juga: Dukung Festival Kebudayaan, Kapolda Jambi Hadir Saat Peluncuran Kenduri Swarnabhumi 2023

Artikel ini diolah dari TribunJateng.com

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved