Kasus Mutilasi

Husen Tak Menyesal Usai Bunuh dan Cor Bosnya, Malah Foya-foya dan Sewa PSK

M Husen (28) mengaku tidak menyesal telah melakukan pembunuhan bosnya dicor semen di Semarang.

Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
Tribun Jateng/ Kolase Tribun Jambi
M Husen (28) mengaku tidak menyesal telah melakukan pembunuhan bosnya dicor semen di Semarang. 

 

Pelaku kerja di tempat tersebut baru satu bulan atau mulai dari awal Ramadan.

 

Ia bisa masuk kerja di tempat itu karena saat kerja di Warmindo dekat lokasi kejadian sudah mengenal korban yang biasa suplai galon dan gas.

 

"Saya keluar kerjaan Warmindo, lalu masuk ke usaha korban. Namun, saya kecewa orang yang saya kira baik ternyata seperti itu," ungkapnya.

 

Husen menyebut, hendak kabur dari tempat kerja korban juga susah karena KTP ditahan.

 

"Korban sempat pula mengancam bila saya keluar dari kerjaan saya yang

dihabisi, saya mau dibunuh," ujarnya.

 

Pedagang angkringan bernama Imam yang ditemui Husen terancam juga menjadi tersangka.

 

Kapolrestabes Semarang Kombes Irwan Anwar menyebut Imam dianggap mengetahui pembunuhan yang dilakukan Husen dan tidak melapor polisi. Meski begitu, hingga saat ini dia berstatus saksi.

 

"Imam (pedagang angkringan) statusnya saat ini saksi tapi kita dalami lagi, maksimal nanti dikenai pasal mengetahui tapi tidak melapor ke polisi," kata Irwan.

 

Kapolres menyebut Husen sebagai pelaku tunggal. Dia dijerat pasal pembunuhan berencana.

 

"Dari hasil penyelidikan mengerucut kepada pelaku, sekarang sudah kita

jadikan pelaku di sini atas nama Muhammad Husen ini adalah pelaku tunggal," katanya.

 

Dalam pengakuan Husen, Imam memang tak terlibat dalam pembunuhan itu. Namun, Husen sempat menceritakan aksinya dan mengajak Imam bersenang-senang.

 

Cerita itu disampaikan Husen usai menikam korban. Imam juga disebut tak pernah masuk ke depot air isi ulang yang menjadi TKP pembunuhan sadis itu.

 

"Tahu (Husen melakukan pembunuhan), cuma sehabis minum bareng dia langsung

pergi," kata Husen.

Baca berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

 

Baca juga: 49 Anak di Kota Jambi Ajukan Dispensasi Nikah Sepanjang 2022, Ada Masalah Ekonomi dan Putus Sekolah

Baca juga: Reaksi Pelatih AS Roma Jose Mourinho Terhadap Rumor PSG, Mereka Tidak Menghubungi Saya

Baca juga: Datangi Kantor Gubernur, Puluhan Karyawan PT RKK Mengadu Soal Gaji dan THR Belum Dibayar

Artikel ini diolah dari Tribunnews.com

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved