Berita Tebo

Musashi Pangeran Batara Diamankan Setelah Ditetapkan Sebagai DPO Kejari Tebo

Musashi Pangeran Batara (39) terdakwa rekanan PT Bungo Tanjung Raya merupakan buronan yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejaksaan Negeri T

Penulis: Sopianto | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Ist
Musashi Pangeran Batara Diamankan Kejari Tebo 

TRIBUNJAMBI.COM,MUARATEBO- Musashi Pangeran Batara (39) terdakwa rekanan PT Bungo Tanjung Raya merupakan buronan yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejaksaan Negeri Tebo.

Terdakwa diamankan oleh tim tangkap buronan (Tabur) Kejaksaan Agung pada Rabu (11/1/2023) sekitar pukul 23:25 Wib di Kelurahan Dukuh, Kramat Jati , Jakarta Timur.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Dinar Krispiaji melalui Kasisi Pidana Khusus (Pidsus) Wawan Kurniawan, saat dikonfirmasikan Kamis (12/1/2023) membenarkan adanya penangkapan tersebut.

"Benar sore ini (read kemarin) terdakwa dijemput dan akan dibawa kejambi, kita masih menunggu petunjuk dari pimpinan apakah dieksekusi di Lapas Jambi ataukah di Lapas Tebo," ungkapnya.

Terdakwa diamankan, karena masuk dalam daftar pencari orang (DPO) pada kasus korupsi peningkatan jalan Muaro Niro, Tabun APBD Tebo tahun 2013-2015 Multiyers, Dinas PUPR Kabupaten Tebo.

Dirinya menyebut, perkara ini sudah ditangani oleh Kejari Tebo dari tingkat PN sampai dengan uapaya hukum tingkat kasasi.

Lanjut dia, putusan kasasi yang nantinya akan dieksekusi penjara 5 tahun dan denda 300 juta,subsider 2 bulan.

"Perkara ini sudah saya sidangkan mulai dari tingakat PN sampai dengan upaya hukum kasasi, putusan kasasi yang nantinya akan dieksekusi dengan penjara 5 tahun dan denda 300 juta,subsider 2 bulan," ungkapnya.

Atas perkara itu mengakibatkan kerugian negara kurang lebih Rp 2.7 Miiliar. Peningkatan jalan tersebut dilaksakan oleh PT Bunga Tanjung Raya.

Hingga saat ini dirinya belum bisa memastikan apakah diekeskusi di Lapas Jambi ataukah di Kabupaten Tebo.

"Kita sedang menunggu petunjuk dari pimpinan," kata dia

Selain itu, berdasarkan Putusan Mahkamah Agung Nomor: 381/K/PID.SUS/ 2021 tanggal 19 Oktober 2021, menolak permohonan kasasi terpidana Musashi Pangeran Batara.

Dalam proses pengamanan, terpidana tidak kooperatif dengan cara melarikan diri ke atap rumah warga dan sehingga menarik perhatian serta membuat amarah warga di sekitar rumah terpidana.

Menurutnya, keluarga terpidana, juga tidak kooperatif dengan berupaya menghalangi tim mencari terpidana disekitar rumahnya, serta mengusir tim dari halaman rumahnya dengan alasan mengganggu kenyamanan pemilik rumah.

Terdakwa Musashi diamankan, karena ketika dipanggil untuk dieksekusi menjalani putusan, terdawa tidak datang memenuhi panggilan yang sudah disampaikan secara patut dan oleh karenanya terpidana dimasukkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Baca juga: Lima Pelaku PETI di Merangin Dibawa ke Polda Jambi, Satu Eskavator Dititip di Polsek Bangko

Baca juga: Serah Terima Mundur Lima Tahun, Begini Cerita Pihak JBC yang Bayar Iuran Tiap Tahun

Baca juga: Prediksi AsianBookie Final Piala AFF 2022 Vietnam vs Thailand, Simak H2H Dan Fakta Kedua Tim

Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved