Brigadir Yosua Tewas Ditembak

Bharada E Bisa Bebas Dari Kasus Tewasnya Brigadir Yosua, Pakar Hukum Ungkap Alasannya

Dalam kasus ini, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bilang ada sejumlah temuan baru kasus pembunuhan Brigadir Yosua.

Editor: Rahimin
kolase ANTARA & twitter
Bharada E (kiri) ditetapkan sebagai tersangka kasus kematian Brigadir Yosua. Bharada E bisa bebas dari kasus pembunuhan Brigadir Yosua. 

TRIBUNJAMBI.COM - Bharada E ditetapkan sebagai tersangka terkait tewasnya Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir Yosua.

Bharada E disangkakan Pasal 338 KUHP kasus pembunuhan terhadap Brigadir Yosua.

Bukan hanya Bharada E yang ditetapkan menjadi tersangka kasus tewasnya Brigadir Yosua.

Namun, tiga orang tersangka lagi ditetapkan sebagai tersangka termasuk eks Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo

Irjen Ferdy Sambo ditetapkan menjadi tersangka kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir Yosua.

Irjen Ferdy Sambo dikenakan pasal 340 subsider pasal 338 juncto pasal 55 dan 56 KUHP.

Dalam kasus ini, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bilang ada sejumlah temuan baru kasus pembunuhan Brigadir Yosua.

Menurut Kapolri, fakta baru itu berdasarkan temuan tim khusus mengusut kematian Brigadir Yosua di rumah Kadiv Propam Nonaktif Irjen Ferdy Sambo.

Baca juga: Ini Peran 4 Tersangka Kasus Pembunuhan Brigadir Yosua, Irjen Ferdy Sambo Punya Peranan Penting

Satu dari temuan terbaru tim khusus itu adalah penembakan terhadap Brigadir Yosua yang dilakukan Bharada E atas perintah atasannya Irjen Ferdy Sambo.

Sehingga, kata Kapolri, peristiwa sebenarnya tidak ada tembak menembak antara Brigadir Yosua dengan Bharada E atau Bharada Richard Eliezer (RE).

"Ditemukan perkembangan baru bahwa tidak ditemukan fakta peristiwa tembak menembak yang dilaporkan awal. Namu,m menemukan peristiwa penembakan terhadap Saudara J yang dilakukan Bharada RE atas perintah FS," kata Kapolri saat menggelar konferensi pers di Mabes Polri Jakarta, Selasa (9/8/2022) malam.

Bharada E Bisa Bebas Dari Hukuman

Melihat adanya fakta baru kalau Bharada E menembak Brigadir Yosua karena perintah atasan, ditanggapi Pakar Hukum Pidana Asep Iwan Iriawan.

Asep Iwan Iriawan mengatakan, jika penasihat hukum Bharada E jeli maka kliennya yakni Bharada E bisa bebas.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved