Ternyata ACT pada 2021 Dilaporkan Kasus Dugaan Penipuan dan Keterangan Palsu

Ternyata pada 2021, ACT pernah dilaporkan ke Bareskrim Polri kasus penipuan dan keterangan palsu.

Editor: Suci Rahayu PK
ist
Presiden ACT Ibnu Khajar, dalam konferensi pers yang digelar di Kantor ACT, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (4/7/2022). ACT memnanggapi viralnya isu penyelewengan dana donasi. 

TRIBUNJAMBI.COM - Kontroversi lembaga amal Aksi Cepat Tanggap (ACT) masih ramai dibicarakan.

Ternyata pada 2021 lalu, ACT pernah dilaporkan kasus dugaan penggelapan dan kasus ini ditangani Bareskrim Polri.

Hal itu dibenarkan Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Pol Andi Rian Djajadi.

Adapun kasus itu dilaporkan dengan nomor LP/B/0373/VI/2021/Bareskrim tertanggal 16 Juni 2021.

"Iya, sedang dalam penyelidikan untuk memfaktakan unsur pidana," kata Andi kepada wartawan, Selasa (5/7/2022).

Disampaikannya kasus yang dilaporkan tahun lalu itu adalah kasus dugaan penipuan dan keterangan palsu yang dilakukan ACT.

"Dugaan penipuan atau keterangan palsu dalam akta otentik pasal 378 atau 266 KUHP," jelas Andi.

Pada penyelidikan kasus ini, pihak kepolisian telah meminta klarifikasi sejumlah pihak.

"Sudah ada beberapa pihak yang sudah diklarifikasi," katanya.

Diketahui, lembaga amal ACT menjadi pembicaraan seusai tagar Jangan Percaya ACT trending sosial media Twitter pada Minggu (3/7/2022) lalu.

Banyak warganet yang mencurigai penyelewengan amal di lembaga ACT.

Baca juga: Pernikahan Sesama Jenis - Erayani Kibuli Mawar Diperkuat Bujukan Adiknya

Baca juga: Biaya Perpanjangan SIM A dan C Rp 75.000-80.000 Ditambah Biaya Cek Kesehatan

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo menyampaikan bahwa kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan.

Kasus ini ditangani Bareskrim Polri.

"Info dari Bareskrim masih proses penyelidikan dulu," kata Dedi kepada wartawan, Senin (4/7/2022).

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved