Tips Kesehatan

Bahaya Kurang Tidur bisa Merusak Kesehatan Mental hingga Meningkatkan Risiko Penyakit Jantung

Orang dengan insomnia 17 kali lebih mungkin mengembangkan kecemasan klinis dari pada orang yang tidak kurang tidur.

Editor: Nurlailis
youtube
Bahaya kurang tidur untuk kesehatan mental 

TRIBUNJAMBI.COM - Tidur merupakan kebutuhan setiap orang dan penting untuk kesehatan tubuh.

Kualitas kesehatan seseorang bisa ditentukan dari kualitas tidurnya.

Salah satu efek buruk kurang tidur adalah merusak kesehatan mental.

Mengutip Healthline, kurang tidur juga berdampak negatif pada kemampuan mental dan keadaan emosional seseorang.

Seseorang mungkin akan merasa lebih tidak sabar atau rentan terhadap perubahan suasana hati.

Hal tersebut juga dapat membahayakan proses pengambilan keputusan dan kreativitas seseorang.

Jika kurang tidur berlanjut cukup lama, seseorang bisa mulai mengalami halusinasi.

Ia bisa melihat atau mendengar hal-hal yang sebenarnya tidak ada.

Selain itu, kurang tidur juga bisa memicu fase mania pada orang yang memiliki gangguan bipolar.

Risiko psikologis lainnya termasuk:

  • Perilaku impulsif
  • Kecemasan
  • Depresi
  • Paranoid
  • Pikiran untuk bunuh diri
  • Mengutip Insider, kurang tidur dapat mempengaruhi suasana hati dan meningkatkan stres.

Faktanya, orang dengan insomnia 17 kali lebih mungkin mengembangkan kecemasan klinis dari pada orang yang tidak kurang tidur.

Orang yang tidak depresi yang menderita insomnia mungkin dua kali lebih mungkin untuk depresinya berkembang dari pada orang yang tidur nyenyak.

Hal ini dapat terjadi karena dampak kurang tidur terhadap kemampuan otak untuk mengatur emosi, yang dapat menyebabkan gangguan mood dan pikiran negatif.

Sebagai contoh, sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Current Biology pada 2007 meneliti peserta sehat yang kurang tidur selama 35 jam.

Ketika pasien yang kurang tidur diperlihatkan gambar negatif, mereka memiliki lebih banyak aktivitas di amigdala dari pada peserta yang cukup tidur.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved