Breaking News:

Satu Pelaku Pembobol Indomaret di Jambi Ternyata Residivis, Pernah Ditahan di Lapas Solok

Dover menjelaskan, setelah mendapat laporan tersebut, timnya langsung bergerak. Tidak butuh waktu lama, satu hari setelah melakukan aksinya, timnya be

(tribun jambi.com/ Hasbi Sabirin)
Wajah para pelaku pembobolan Indomaret di Jambi 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Unit Reskrim Polresta Jambi terus melakukan pengembangan, kasus pembobolan Indomaret di Jambi.

Setelah berhasil mengamankan 5 tersangka, yakni NW, AL, DW, UJ dan JN dan menetetapkan dua warga Palembang, Sumatera Selatan, sebagai daftar pencarian orang (DPO), yakni RO (35) dan AR (40), petugas juga mengungkap fakta baru.

Kapolresta Jambi, Kombes Pol Dover Christian mengatakan, hasil pengembangan, satu pelaku berinisial AL merupakan residivis kambuhan.

Sebelum diamankan, AL juga terlibat kasus Curas di wilayah Solok, Sumatera Selatan, pada Tahun 2018 silam.

Ia divonis untuk menjalani masa tahanan di Lapas Solok, selama 2,3 tahun.

Setelah bebas, AL bukannya menyadari perbuatannya, ia justru kembali berulah, hingga akhirnya kembali berurusan dengan polisi.

"Pelaku ini ternyata residivis, dan ditahan selama 2,3 tahun di Lapas Solok atas kasus serupa," kata Dover, Kamis (6/5/2021).

Diberitakan sebelumnya, Indomaret yang berada di kawasan RT 65, Kenali Besar, Alam Barajo dibongkar komplotan pencuri, Sabtu (1/5/2021) pukul 02.00 WIB.

Gerai tersebut dibongkar menggunakan mesin las, dan tang pemotong besi.

Gembok gerai di potong pelaku menggunakan tang pemotong besi hingga menggunakan mesin las. Setelah berhasil, pelaku kemudian masuk kadalam gerai, dan menggasak sejumlah barang dagangan, mulai dari rokok, susu, kosmetik, gula pasir hingga kosmetik.

Hasil curian tersebut kemudian dimuat ke dalam sebuah mobil Kijang Krista warna biru, untuk kemudian dibawa kabur.

Total rupiah yang digasak oleh pelaku mencapai Rp 70 juta.

Dover menjelaskan, setelah mendapat laporan tersebut, timnya langsung bergerak. Tidak butuh waktu lama, satu hari setelah melakukan aksinya, timnya berhasil meringkus 5 pelaku.

Tidak hanya itu, empat pelaku juga turut dihadiahi timah panas petugas. Kaki mereka ditembak, lantaran mencoba melarikan diri, dan melakukan perlawanan saat akan diamankan petugas.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kini mereka harus mendekam di balik jeruji besi Mapolresta Jambi. Mereka dijerat dengan pasal 363 ayat (1) Ke-4 E, dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

Baca juga: Kasus Korupsi APBDES 2019, Kades Kroya Kabupaten Merangin Dituntut 2,6 Tahun Penjara

Baca juga: Dua Warga Sumsel jadi DPO Kasus Pembobolan Indomaret di Jambi, Kapolresta Jambi: Akan Kita Kejar

Baca juga: Batanghari Zona Merah Covid-19, Satgas Ambil Langkah Pembatasan Aktivitas Masyarakat

Penulis: Aryo Tondang
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved