Breaking News:

Cahaya Ramadan

Meneladani Puasa Rasulullah

Rasulullah SAW menyatakan bahwa beliau melaksanakan ibadah puasa dengan niat yang tulus dan ikhlas, menjunjung tinggi perintah Allah SWT.

TRIBUN JAMBI/SAMSUL BAHRI
Ustaz Anwar Sadat yang juga Bupati Tanjung Jabung Barat 

Oleh: Drs. KH Anwar Sadat, MAg atau Ustaz Anwar Sadat, Bupati Tanjung Jabung Barat

IBADAH puasa merupakan salah satu dari rukun Islam yang telah Allah wajibkan kepada umat-Nya.

Ibadah puasa menjadi penting karena di dalam ibadah puasa seseorang tidak hanya dididik untuk tidak makan, minum, dan menahan hawa nafsu.

Lebih dari itu, bahwa ibadah puasa menuntut kita agar menjadi orang yang bertakwa.

Orang yang bertaqwa adalah orang yang dicintai dan disayangi oleh Allah.

Orang yang dimuliakan oleh Allah. Allah mengatakan bahwa orang yang paling dekat, paling tinggi, paling mulia adalah orang yang bertakwa.

Ibadah puasa akan memberi efek yang baik, positif dalam diri seseorang, apabila dilakukan dengan baik dan benar.

Ibadah puasa yang disampaikan oleh Imam Al-Ghazali rahimahullah bukanlah ibadah puasa orang kelas awam, yang hanya menahan lapar dan dahaga, tapi juga menjaga anggota tubuhnya dan hatinya agar tetap dalam kebaikan.

Rasulullah SAW sebagai panutan, rujukan kita, menjadi contoh kita dalam melaksanakan puasa. Rasulullah bersabda: kam min shaaimin, laisa lahu min shiyamihi illal juu'i wal 'aathas (berapa banyak orang yang melaksanakan puasa, yang dia dapatkan hanya lapar dan dahaga).

Hadis ini jelas memberikan sinyal kepada kita umat Islam agar betul-betul memperhatikan agar ibadah puasa kita mendapatkan balasan yang sesuai.

Halaman
123
Editor: Deddy Rachmawan
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved