Berita Kota Jambi
CERITA Polwan Polda Jambi, AKP Drh Fitri yang Bisa Komunikasi Sama Hewan, Mulai Gajah hingga Kucing
Dia adalah AKP Drh Fitri Patmawati, seorang Perwira Pertama Polri, sekaligus Dokter Hewan satu-satunya di Biddokkes Polda Jambi.
Penulis: Aryo Tondang | Editor: Andreas Eko Prasetyo
Pada kasus tersebut ia mengaku tidak memiliki rasa takut yang berlebih, karena jauh sebelumnya, ia sudah sering bergabung lama dengan tim ahli Forensik.
Hanya diawal saja ungkap Fitri, dirinya sempat merasa takut, tetapi seiring berjalannya waktu, dan komitmen dalam membantu pengungkapan kasus, rasa takut Fitri berangsur hilang.
"Awalnya sih ada rasa takut gabung dengan Dokter forensik, karena ketemu sama jenazah manusia yg tidak utuh, tinggal tengkorak, pastilah ada rasa rakut," bilang Fitri.
"Tapi balik lagi, karena ini diawali dengan niat, untuk ungkap kasus ya berfikir postif saja," tambahnya.
Tidak jarang, ia pernah mengalami kejadian-kejadian aneh, terutama saat sedang berada di dalam kamar jenazah.
Mulai dari bunyi-bunyi yang tidak wajar, serta keran air yang menyala sendiri.
Berfikir positif, menjadi trik Fitri menghadapi situasi-situasi seperti itu. Menurutnya.
"Ya dibawa asik saja," sambung Fitri.
Baca juga: Cara Mengusir Tikus Tanpa Racun - Semprot Larutan Cabai, Pakai Wol Baja
Baca juga: Antrean Vaksinasi Covid-19 di Puskesmas Paal Merah Tak Beraturan, Kapus Sebut Akibat Hujan
Baca juga: Berkonsep Friendly Office, Phintraco Sekuritas Hadir di Jambi
Tidak jarang, kata Fitri, ia mendapat cerita dari dokter yang memiliki pengalaman yang diluar dugaan manusia.
Katanya, kejadian-kejadian aneh tersebut seolah memberi petunjuk dari korban, untuk mengungkap kasus tersebut.
"Wallahualam ya, seperti ngasi firasat dan ngasih petunjuk agar membantu kepolisian mengungkap kasus melalui otobsi, ada aja nanti tu petunjuknya," katanya
"Seakan mereka ngarahin untuk mengungkap, misalnya, ada dokter forensik nih, entah kenapa dia ada rasa penasaran terhadap sesuatau yang ada ditubuh korban, yang menjadi titik terang penyebab kematian korban," tutupnya.
IKUTI KAMI DI INSTAGRAM: