Berita Kota Jambi
CERITA Polwan Polda Jambi, AKP Drh Fitri yang Bisa Komunikasi Sama Hewan, Mulai Gajah hingga Kucing
Dia adalah AKP Drh Fitri Patmawati, seorang Perwira Pertama Polri, sekaligus Dokter Hewan satu-satunya di Biddokkes Polda Jambi.
Penulis: Aryo Tondang | Editor: Andreas Eko Prasetyo
Namun, untuk menguasai ilmu tersebut butuh proses dan latihan yang disiplin. Katanya harus diasah secara terus menerus.
"Semua orang punya ilmu itu, contohnya, kita mau nelpon ibu kita, tiba dia langsung menelepon, secara tidak langsung, itu adalah komunikasi non verbal," jelasnya.
Ia juga mengaku pernah menolong satu diantara temannya, yang kewalahan menangani kucing yang sedang sakit, dan sudah berhari-hari tidak mau makan.
Berbekal ilmu yang ia pelajari, ia mencoba saya kontak lah si pemilik dan kucingnya, katanya, pada saat ia hanya memikirkan ikan dan keju.
"Saya suruh lah kucingnya dikasih makan ikan rebus dikasi keju, dan percaya gak percaya, si kucing langsung lahap makan, padahal sudah beberapa hari tidak mau makan," jelasnya.
Fitri menjelaskan, pada kehidupan sehari-hari, hewan juga mencoba berkomunikasi dengan manusia.
Hanya saja, manusia tidak memahami, sehingga banyak hewan peliharaan yang stres.
"Jadi sebenarnya, mereka menyampaikan pesan, mulai dari bagian-bagian tubuh yang tidak mau disentuh oleh manusia, dan lainnya," tutup Fitri.
Pernah Alami Kejadian Menakutkan
Kisah AKP Drh Fitri Patmawati, seorang perwira pertama di Polda Jambi yang saat ini menjabat sebagai Kaur Doksik Biddokkes Polda Jambi.
Fitri merupakan satu-satunya dokter hewan yang dimiliki oleh Polda Jambi saat ini.
Ia mulai bertugas di Polda Jambi sejak 2015, saat itu, ia menjabat sebagai Kanit K9 Ditsabhara Polda Jambi, kemudian tepat pada 2017, ia ditugaskan di Biddokkes Polda Jambi.
Meski berprofesi sebagai dokter hewan, tidak jarang, Fitri turut dalam sejumlah kasus-kasus yang berhubungan dengan forensik dan identifikasi, yang tergolong ekstrem atau menyeramkan.
Terakhir, Fitri juga turut membantu dalam proses identifikasi penemuan tengkorak manusia di dalam mobil, yang tenggelam di kanal PT WKS Tanjung Jabung Timur, beberapa waktu lalu.
"Yang tangani langsung itu, ya dokter spesialis Forensiknya, tetapi saya bagian managerialnya, tetapi tetap turun langsung ke lokasi," kata Fitri, Sabtu (6/3/2021) siang.
Baca juga: Tiga Pelaku Narkoba yang Ditangkap BNNK Tanjabtim Merupakan Pengembangan Kasus Sebelumnya
Baca juga: Orangtua Ayus Sabyan Sakit Mendengar Kasus Perselingkuhan Putranya, Sampai Harus Operasi
Baca juga: Harga Motor Sport 250 cc Naked Bike - Yamaha MT-25, Kawasaki, KTM Duke, Benelli, Keeway, Cleveland