Breaking News:

Berita Kota Jambi

Masih Ada Nakes Belum Masuk Daftar Calon Penerima Vaksin Covid-19 di Jambi, Dewi: Mungkin Ragu-Ragu

Sedikitnya ada sekitar 793 tenaga medis yang belum terdata, dari 26.641 tenaga medis di Provinsi Jambi.

Penulis: Zulkipli
Editor: Nani Rachmaini
Tribunjambi/Zulkifli
Suasana vaksinasi Covid-19 perdana yang berlangsung di Rumah Dinas Gubernur Jambi. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Program vaksinasi pencegahan covid-19 telah dimulai pekan lalu.

Sejumlah tenaga kesehatan dan tokoh telah disuntik vaksin di Kota Jambi dan Muarojambi.

Namun, saat ini masih ada tenaga medis yang belum terdata untuk mendapat vaksin.

Sedikitnya ada sekitar 793 tenaga medis yang belum terdata, dari 26.641 tenaga medis di Provinsi Jambi.

Kabid Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Jambi, Dian mengatakan bahwa untuk saat ini yang terdata baru 25.847 orang yang terdata di pemerintah pusat untuk Provinsi Jambi.

“Untuk yang belum terdata ini karena mereka bisa diinput datanya, sehingga masih di proses lagi dan sekarang masih dalam input data,” kata dia, Selasa (19/1).

Lanjutnya, tenaga medis yang belum terdata tersebut ada di Kota Jambi, pihaknya akan terus berusaha menginput data secepatnya agar bisa segera divaksin.

Diketahui, untuk 400 tenaga medis lainnya yang belum terdata dalam vaksinasi tersebut ada di RSUD Raden Mattaher Jambi, hal tersebut diakui oleh Dewi Wadir Pelayanan RSUD raden Mattaher Jambi.

 “Mereka ini bukan menolak, tapi belum selesai dalam penginfutan data saja,” kata dia.

Lanjutnya, lambatnya mereka untuk menginput data tersebut, Dewi menyebutkan barangkali masih ada keraguan dalam diri mereka, sehingga mereka masih menunda-nunda untuk divaksin. Namun, setelah ada beberapa yang divaksin, rasa ketakutan tersebut menjadi berkurang dan mereka ada yang langsung menginput data mereka.

“Ternyata divaksin tersebut tidak apa-apa, karena ini memang program pemerintah, dan saat ini juga belum ada sanksi untuk mereka yang tak ingin divaksin,” tambahnya.

Dia menyebutkan, untuk di RSUD Raden Mattaher sendiri ada sekitar 1.500 ternaga medis termasuk dokter di dalamnya yang akan divaksin. Namun, saat ini sudah ada 70 orang yang telah divaksin. Diantaanya 14 dokter dan 56 orang perawat.

“Karena di RSUD Raden Mattaher Jambi ini pakai batas maksimal untuk divaksin, sehari hanya 30 orang yang akan divaksin,” sebutnya.

Data tenaga medis yang akan divaksin di Provinsi Jambi :

1. Kabupaten Kerinci 1.336 nakes
2. Kabupaten Merangin 2.359 nakes
3. Kabupaten Sarolangun 1.759 nakes
4. Kabupaten Batanghari 1.867 nakes
5. Kabupaten Muarojambi 1.961 nakes
6. Kabupaten Tanjab Timur 1.405 nakes.
7. Kabupaten Tanjab Barat 1.934 nakes
8. Kabupaten Tebo 1.604 nakes
9. Kabupaten Bungo 2.508 nakes
10. Kota Jambi 7.785 nakes
11.  Kota Sungai Penuh 1.123 nakes. 

Baca juga: BREAKING NEWS Tipu Korban Rp900 Juta, Calo Polisi Ditangkap Resmob Polda Jambi & Jatanras Polda Riau

Baca juga: Anak Korban Sriwijaya Air Didatangi Ayahnya di Mimpi, Istri Korban Juga Berkali-kali Mimpi Ini!

Baca juga: Harga Cabai di Kerinci dan Sungaipenuh Tak Kunjung Turun

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved