Setiap Hari Marah Sejak Jadi Mensos, Tensi Darah Risma Naik Sampai 170 'Pulang Kepala Saya Panas!'
Sejak diangkat Presiden Jokowi sebagai Menteri Sosial, Tri Rismaharini mengaku sering marah-marah sampai suaranya habis.
Setiap Hari Marah Sejak Jadi Mensos, Tensi Darah Risma Naik Sampai 170 'Pulang Kepala Saya Panas!'
TRIBUNJAMBI.COM - Sejak diangkat Presiden Jokowi sebagai Menteri Sosial, Tri Rismaharini mengaku sering marah-marah sampai suaranya habis.
Kesehatannya juga memburuk akibat tensi darahnya tinggi, bahkan pernah sampai 170mmHg.
Di hadapan anggota DPR RI, Risma mengaku marah setiap hari, namun itu terpaksa ia lakukan.
Ia pun menyinggung soal blusukan sampai membawa nama Tuhan di hadapan para wakil rakyat di Senayan.
Apa yang ia lakukan sejak diangkat menjadi menteri sosial bukanlah settingan.
Baca juga: Refly Harun Terancam Penjara Gegara Omongan Gus Nur, Polisi Cari Bukti Ujaran Kebencian pada NU
Baca juga: Inilah Sosok Penerus Syekh Ali Jaber, Wujudkan Cita-cita Ulama Madinah, Mahfud MD Lalu Bilang Begini
Baca juga: Aa Gym Nangis Lihat Jenazah Syekh Ali Jaber Bersih dan Tersenyum Beliau Lebih Dirindukan Allah
Perilaku Risma memang seperti itu sejak ia memimpin Surabaya sebagai walikota.
Namun diakui Risma, sejak diangkat jadi Menteri Sosial, dirinya banyak mengalami perubahan.
Seperti intensitas marah Risma jauh lebih tinggi ketimbang saat menjabat sebagai walikota Surabaya.
Menteri Sosial Republik Indonesia Tri Rismaharini menceritakan berbagai perubahan yang ia alami sejak menjabat sebagai menteri.

Mantan Wali Kota Surabaya itu menuturkan, suaranya hampir habis karena sering berteriak dan marah saat menjalankan tugasnya.
"Tiap hari saya marah, makanya suara saya habis bukan karena apa-apa, tapi saya teriak terus. Tapi harus saya lakukan, daripada saya dimarahi Bapak, Ibu (angggota DPR) di sini," kata Risma, dalam rapat kerja dengan Komisi VIII DPR, Rabu (13/1/2021).
Risma juga mengaku sempat mengalami tekanan darah tinggi 170 mmHg karena tugas yang diembannya tidaklah mudah.
"Saya kemarin sampai saya cek tekanan darah, enggak pernah 170, saya pulang kepala saya panas sekali, jadi sekali lagi saya mencoba, bagaimana pun tidak bisa bergerak seenaknya," ucap Risma.
Dalam rapat tersebut, Risma memaparkan sejumlah kendala terkait penyaluran bantuan sosial (bansos) yang belum optimal.