Ibadah Haji Jambi 2020

670 Calon Jamaah Haji Kota Jambi di Tunda Keberangkatannya Hingga Tahun 2021

Kemenag Kota Jambi Rusli Adam mengatakan bahwa untuk tahun ini Indonesia tidak mengirimkan jamaah haji untuk menunaikan ibadah haji ke Mekah.

Tribunnews.com/MCH2019
Ilustrasi. Tahun ini calon jamaah haji Kota Jambi tidak bisa menunaikan ibadahnya karena dibatalkan pemerintah akibat pandemi Covid-19 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Terkait dengan pelaksanaan ibadah haji Kementerian Agama RI telah melakukan konferensi pers dan juga mengeluarkan surat Keputusan untuk pembatalan haji Nomor 494 Tahun 2020 tentang Pembatalan Keberangkatan jamaah haji Pada 1441 H atau 2020 M.

Kemenag Kota Jambi Rusli Adam mengatakan bahwa untuk tahun ini Indonesia tidak mengirimkan jamaah haji untuk menunaikan ibadah haji ke Mekah.

"Artinya jamaah haji Indonesia ditunda keberangkatannya tahun ini, untuk melaksanakan haji tahun depan Insya Allah," kata Rusli, Selasa (2/6/2020).

Tidak Dilibatkan Pemerintah Soal Pembatalan Haji, Ketua Komisi VIII Protes

CJH Merangin Batal Berangkat, 353 Orang Telah Lunasi Biaya Haji

Sementara itu untuk kota Jambi dirinya mengatakan hingga kemarin terhitung 670 orang jamaah haji yang ditunda keberangkatannya di tahun 2020.

"Dan Alhamdulillah jamaah-jamaah tersebut sudah melunasi keberangkatannya namun, kenyataannya tahun ini ditunda untuk keberangkatannya sesuai dengan apa yang disampaikan oleh Kementerian Agama RI," ujarnya.

Diketahui juga bahwa Kementerian Agama telah menyampaikan juga terkait dengan jamaah haji yang sudah melunasi, namun untuk keberangkatannya ditunda akibat dari pandemic Covid-19 ini, bahwa jamaah haji boleh mengambil dananya selain dari setoran awal dari hal pelunasan.

Batal Berangkat Akibat Covid-19, 2.909 Calon Jamaah Haji Jambi Bisa Berangkat Tahun 2021

Ratusan Desa di Kabupaten Kerinci Belum Cairkan BLT DD, Diduga Tidak Ada Pjs Kades Jadi Penyebabnya

"Setoran awal kan 25 juta, dan untuk pelunasan tahun ini lebih kurang 32 juta tiga ratusan,"jelasnya.

"Namun jika calon jamaah haji tidak ingin mengambil berarti dia tidak jadi masalah untuk keberangkatannya, otomatis berangkat tapi untuk tahun yang akan datang," sambungnya.

Sedangkan untuk calon jamaah haji yang tidak mengambil uangnya berarti jamaah tersebut belum tentu berangkat tahun depan, karena jamaah harus melunasi lagi untuk tahun yang akan datang.

Selain itu untuk daftar tunggu di kota Jambi di katakan dia cukup tinggi, hampir 23 tahun, karena kuota Kota Jambi adalah kuota provinsi dengan jumlah 2019 kuota jamaah,

Namun untuk Kota Jambi sejumlah 670 calon jamaah haji di tahun ini.

"Mudah-mudahan untuk tahun depan Pandemi ini cepat berakhir agar para calon jamaah kita bisa segera berangkat ke tanah suci," harapnya. (Tribunjambi.com/Miftahul Jannah)

Penulis: Miftahul Jannah
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved